Wali Kota Pekalongan Resmi Buka PAF Ke 3

oleh -90 views
banner 340x110 banner 340x150

Kota Pekalongan – Wali Kota Pekalongan H.M Saelany Machfudz resmi membuka Pekalongan Art Festival (PAF) ke 3 Tahun 2019. Pembukaan ditandai dengan pemotongan untaian melati oleh Wali Kota Pekalongan didampingi Wakil Wali Kota Pekalongan H.A. Afzan Arslan Djunaid dan Sekretaris Daerah Kota Pekalongan Hj.Sri Ruminingsih, Senin (15/7) di kawasan Gor Jetayu.

Ketua Panitia PAF ke 3 Cecep Surya Lesmana dalam laporanya menuturkan kegiatan diadakanya PAF ini bertujuan untuk memberikan apresiasi seni kepada pelajar ,mahasiswa, seniman , budayawan, masyarakat Kota Pekalongan dan sekitarnya. Kegiatan PAF ini diselenggarakan selama sepekan mulai dari 15 sampai 20 Juli 2019 di kawasan Gor Jetayu. ” Kegiatanya meliputi lomba vocal grup, parade teater, lomba baca puisi, gelaran sastra, musikalisasi puisi, pameran komunitas keris, penampilan ketoprak, serta inagurasi festival keroncong muda,.Juga ada pameran tosan aji , bursa barang antik” tuturnya.

banner 740x140

Sementara itu Wali Kota Pekalongan H.M Saelany Machfudz mengapresiasi kegiatan PAF ketiga ini yang merupakan karya kesenian dari putra putri Kota Pekalongan. ” Tiga puluhan lebih seni yang tumbuh di Kota Pekalongan. Malam ini dan satu pekan kedepan
bisa kita lihat hasil karya dari anak-anak kita. Ini eksitensi Dewan Kesenian yang merupakan potensi besar untuk seniman Kota Pekalongan. Karena walau bagaimanapun seniman harus menguri-uri (melestarikan) kesenian daerahnya,” terangnya.

Wali Kota berharap event semacam PAF dapat diselenggarakan secara rutin Agar dapat menarik wisatawan baik domestik maupun manca negara untuk berkunjung ke Kota Pekalongan. ” Saya harap event ini sering dilakukan supaya wisatawan yang berkunjung ke Kota Pekalongan merasa senang dan terhibur. Dan itu akan sendirinya menumbuhkan perekonomian Kota Pekalongan. Batiknya juga laku, kulinernya dan perhotelan,”

Wali Kota Juga menghimbau kepada Dewan Kesenian untuk mencoba berkreasi di kesempatan -kesempatan yang lainnya. ” Saya kira masih banyak komunitas lainya yang belum tergabung di Dewan Kesenian. Nah, komunitas apapun yang mengenai wisata budaya akan kami tumbuhkan,” pungkasnya.(*)

banner 350x350 banner 350x140