Terbuka Peluang 5 Pasangan Calon Walikota

oleh -277 views
banner 340x110 banner 340x150

PEKALONGAN – Sekiranya ada 5 tokoh yang berani maju dan all out dalam Pilkada Kota Pekalongan September 2020 , maka sangat sulit diprediksi siapa yang bakal tampil sebagai pemenang.
Ya, hasil Pemilu 2019, membuat ada peluang 5 pasangan calon dalam Pilkada Kota Pekalongan tahun 2020 nanti. Pengamat Politik Lokal Basir mengatakan sesuai UU No 1 /2015 Pasal 40 ayat 1 disebutkan bahwa yang dapat mengusung pasangan calon kepala daerah adalah Parpol atau Gabungan Parpol yang peroleh 20 persen kursi DPRD atau 25 persen suara sah .
“Ada 35 kursi DPRD Kota Pekalongan jika dikalikan 20 persen adalah 7 kursi. Karenanya berdasarkan hasil Pemilu 2019 hanya Golkar (9) dan PKB (7) yang bisa usung pasangan calon tanpa koalisi.
Sedangkan PDIP (5), PPP (4), PAN (3), PKS (3), Gerindra (2) , Nasdem dan Hanura masing masing 1 kursi harus melakukan koalisi jika ingin usung pasangan calon,” kata Basir.
Ditambahkan. bahwa aturan saat ini hanya suara sah partai yang punya kursi. Sehingga Bagi partai yang tak punya kursi tidak dapat usung calon meskipun gabungan parpol suaranya 25 persen.
Lebih lanjut Basir mengatakan Calon Independen dapat maju sesuai UU No 10 tahun 2016 pasal 41 huruf A : Kab / kota yang DPT nya maksimal sampai 250 ribu harus didukung paling sedikit 10 persen. Sementara DPT Kota Pekalongan adalah 225.859. “Artinya calon independen harus kantongi dukungan 22.586 ribu dibuktikan dengan FC KTP.”
Dalam pada itu bila PDIP kolaisi dengan PPP, Hanura dan Nasdem total 11 kursi bisa usung pasangan calon. PAN, PKS dan Gerindra jika lanjut koalisi seperti di Pilpres total 8 kursi dan bisa juga usung pasangan Calon.
Dengan demikian setidaknya bakal ada peluang 5 pasangan Calon yakni Golkar, PKB, Koalisi PDIP-PPP-Hanura-Nasdem, Koalisi PKS-PAN-GERINDRA dan Calon Independen.
Dari pantauan ISP sudah banyak nama nama tokoh yang dibicarakan bakal maju dalam Pilkada 2020 yakni Balgis Diab (Golkar), Saelany Mahfudz (PKB), Afzan Arslan Djunaid (PDIP), Ismet Innonu (PDIP), Idris Satria Budi (PKS), Abdul Rozak (PPP), Isnaeni Ruhullah Kumaini (Nasdem), M Bowo Leksono (Hanura).
Dari kalangan ormas maupun independen ada nama Muhtarom (NU), Sugeng Indiarso (Tokoh Masyarakat), Mohammad Maretan (KONI), Basri Budi Utomo (GNPK RI) , Fariz Bisyir (Tokoh Masyarakat) , Mohammad Azmi (Golkar) dan Asrar (Demokrat).

banner 340x140 banner 350x140