Tekan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Libatkan Masyarakat Awasi Pemilu

oleh
banner 340x110 banner 340x150

Kota Pekalongan – Untuk menekan pelanggaran dan mensukseskan pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pekalongan bekerjasama dengan Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Pekalongan Selatan melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu Tahun 2019 bertempat di Hotel Dafam Pekalongan, Selasa (12/3/2019).

Hal ini sebagai upaya mengajak keterlibatan seluruh elemen masyarakat di Kota Pekalongan untuk terlibat dalam rangka pengawasan jalannya proses Pemilihan Umum (Pemilu).

banner 740x140

Didaulat sebagai narasumber Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pekalongan, KH Ahmad Marzuki, Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Pekalongan, Nasron, dan Ketua Panwaslu Kecamatan Pekalongan Selatan, Satata Utama.

Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Pekalongan, Nasron, menyatakan salah satu indikasi keberhasilan pemilu adalah angka partisipasi meningkat dan angka pelanggaran rendah.

“Pemilu merupakan suatu momen yang penting, gunakanlah momen ini dengan baik untuk mewujudkan pemilu yg sesuai aturan berdasarkan UU dan hasilnya bisa diterima oleh semua pihak, tidak ada perselisihan,” ujar Nasron.

Dikatakan Nasron, peran dari semua elemen masyarakat sangat diharapkan dalam rangka pengawasan jalannya proses pemilu, dengan harapan proses demokrasi yang akan dilaksanakan berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi, agar pemilu semakin berkualitas.

“Seluruh elemen masyarakat agar selalu bersinergi dengan Bawaslu untuk melakukan pengawasan di setiap tahapan pengawasan pemilu karena banyak potensi pelanggaran-pelanggaran yang terjadi pada saat pesta demokrasi berlangsung maupun setelahnya seperti praktek money politics, hate speech (ujaran kebencian), isu hoaks, yang akan menciderai proses Pemilu 2019”, ungkap Nasron.

Ditambahkan Ketua Panwascam Pekalongan Selatan, Satata Utama, pentingnya pengawasan pemilu untuk meminimalisir tindakan pelanggaran pemilu dan menghasilkan pemerintahan yang dapat dipercaya dan mendapat legitimasi dari rakyat.

“Masyarakat bisa memberi informasi awal terhadap potensi-potensi pelanggaran pemilu. Masyarakat bisa menyampaikan atau melaporkan kepada Bawaslu atau Pengawas Pemilu di berbagai tingkat terdekat baik di tingkat kelurahan, kecamatan atau kota,” imbuh Satata.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Pekalongan, KH Ahmad Marzuki menuturkan pemilu April mendatang harus berjalan aman karena menyangkut kondusivitas keamanan negara. “Kami sudah komitmen untuk membantu mengkondisikan bagaimana nanti pemilu 2019 bisa berjalan dengan aman dan tertib,” terang Marzuki. (*)

banner 340x140 banner 350x140