TARLING DI DORO, BUPATI PEKALONGAN ASIP KHOLBIHI MINTA WARGANYA TIDAK TERPROVOKASI HOAX PASCA PEMILU

oleh -72 views
banner 340x110 banner 340x150

KAJEN – Dalam rangka untuk mensosialisasikan program-program Pemerintah, Bupati Pekalongan beserta Forkopimda melakukan safari tarawih keliling (tarling) ke sejumlah daerah selama bulan Ramadhan 1440H.

Sesuai jadwal yang dikeluarkan Bagian Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pekalongan, Pemkab Pekalongan kembali menggelar tarawih keliling (Tarling). Untuk kali kedua ini tarling diselenggarakan di Masjid Al Hikmah Adi Wukir, Desa Randusari, Kecamatan Doro, Selasa (14/05/2019).

banner 740x140

Tarling dihadiri oleh Bupati KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto,S.IP.,MMS, Wakil Ketua DPRD H. Ahmad Khozin, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Pekalongan Drs. H. Suwoto, SH, MH., perwakilan Kejaksaan Negeri Kajen, Kepala Kantor Kementerian Agama Kajen KH. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag, para Asisten Sekda beserta para Kepala OPD Pemkab Pekalongan, Camat beserta Muspika Kecamatan Doro dan Kades Randusari beserta perangkatnya.

Dalam sambutannya Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si menyampaikan bahwa proses rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019 masih berlangsung secara nasional. Masyarakat Kabupaten Pekalongan pun dihimbau untuk menunggu hasil resmi perhitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Bupati menghimbau agar masyarakat tidak terhasut dengan berita hoax atau bohong dan ujaran kebencian. Pihaknya tak menampik provokasi yang muncul dari ujaran kebencian dan berita bohong bisa menimbulkan perpecahan antar golongan masyarakat.

“Kita jangan sampai terprovokasi. Alhamdulillah di Kabupaten Pekalongan masih aman dan kondusif. Masyarakat harus tetap sabar, bersatu dan rukun. Tunggu hasil Pemilu,” katanya.

Menurut Bupati, tarawih keliling bersama tiga pilar ini tujuannya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan mensosialisasikan program-program pemerintah. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga sebagai modal dasar kita untuk menjadi yang lebih baik pasca pemilu 2019.

“Tiga pilar itu diantaranya Eksekutif, Legislatif, Yudikatif. Eksekutif ada dari kami, Kodim, dan Polres. Kemudian dari Legislatif di wakili oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, dan dari Yudikatif dari Ketua Pengadilan Agama. Semuanya memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang tugas pokok masing-masing dan ingin memperkuat kembali tali persaudaraan pasca Pemilu 2019,”ungkapnya.

Bupati Asip mengungkapkan dalam tarling kedua ini Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pekalongan menyerahkan berbagai bantuan diantaranya dana pendidikan, puluhan paket sembako, dan dana hibah untuk masjid. Kemudian yang paling penting yaitu kondisi sosial masyarakatan di Kabupaten Pekalongan yang secara umum aman dan kondusif.

“Dana hibah berjumlah Rp 80 juta, kemudian bantuan 50 paket sembako yang diserahkan kepada fakir miskin dan bantuan pendidikan untuk SD sebesar Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu dan SMA Rp 1 juta. Aman dan kondusifnya masyarakat di Kabupaten Pekalongan berkat kerjasama seluruh pihak pemangku kepentingan dan ini harus dijaga terus sambil kita mensosialisasikan agar masyarakat tidak termakan oleh berita hoax,”jelasnya. (Mit)

banner 340x140 banner 350x140