Soal Penyakit PMK, Komisi C Minta Dinperpa Bantu Panitia Qurban

oleh -

PEKALONGAN – Komisi C DPRD Kota Pekalongan meminta agar Dinas Peternakan dan Pertanian (Dinperpa) Kota Pekalongan melakukan penyebarluasan informasi terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyasar hewan ternak. Sosialisasi tersebut dinilai peting mengingat dalam waktu dekat akan ada momen hari raya Iduladha.

Hal itu menjadi salah satu rekomendasi Komisi C dalam rapat kerja bersama Dinperpa membahas PMK di Kota Pekalongan, Rabu (8/6/2022). Wakil Ketua DPRD yang juga Koodinator Komisi C, Nusron mengatakan, Dinperpa agar membuat media sosialisasi berisikan berbagai informasi mengenai PMK.

banner 740x140

Dinperpa juga diminta untuk memfasilitasi panitia kurban baik di masjid maupun musala untuk bisa mendapatkan informasi terkait PMK sehingga dapat mengantisipasi pemilihan hewan ternak yang terinfeksi PMK saat Iduladha. “Karena kecenderungannya peternak akan menutupi informasi jika ada indikasi PMK. Kemudian juga panitia juga cenderung mencari hewan ternak yang murah. Sehingga ini harus segera disosialisasikan secepatnya,” kata Nusron.

Di luar bahwa PMK membahayakan atau tidak bagi manusia, namun menurut Nusron masalah PMK harus tetap dicegah penyebarluasannya. Karena akan berdampak pada para peternak dan kesehatan hewan. “Kalau perlu dibuatkan baliho yang besar, apa tanda PMK, bagaimana pengobatannya dan bagaimana mendeteksinya sampai langkah yang bisa dilakukan untuk menyembuhkannya,” tambah Nusron. (*)

banner 340x110