Sikap Bijaksana Stephen Hawking by Ribut Achwandi

oleh
banner 340x110 banner 340x150

Sekelumit membaca tulisan Stephen Hawking, agaknya saya menemukan sesuatu yang menarik dari pribadi yang cerdas ini. Dalam pernyataannya yang dimuat pada “The Grand Design”, ia memberi sebuah pemahaman yang baik sekaitan dengan cara bersikap terhadap keragaman perspektif yang dinyatakan sebagai ilmiah, berkenaan dengan masalah konstruksi alam semesta.

Ketika menyoal dua perspektif tentang alam semesta yang diajukan oleh Ptolemeus dan Kopernikus, ia tidak langsung memberi penegasan terhadap dua perspektif tersebut dengan menentukan mana yang benar di antara keduanya. Sebaliknya, sikapnya justru memperlihatkan kehati-hatian. Kedua konsep tentang alam semesta itu diterima sebagai sebuah kemungkinan. Ia menulis:

banner 740x140

… kedua gambaran itu sama-sama bisa digunakan sebagai model alam semesta, karena amatan kita atas langit sama-sama bisa dijelaskan dengan berasumsi Bumi atau Matahari bergeming….

Ya, begitulah semestinya ketika kita dihadapkan pada keragaman perspektif. Tidak memaksakan diri untuk mengatakan bahwa cara pandang kitalah yang benar, sementara cara pandang lain yang berbeda itu salah. Apalagi, jarak antara kita sebagai subjek pengamatan dengan objek amatan kita cukup jauh. Kita, tentu tidak serta merta bisa menjatuhkan sebuah kepastian atas objek amatan kita. Bahkan, meski dekat, apa yang dianggap sebagai kepastian pun bisa saja meleset, seiring dengan pergerakan ruang-waktu.

Kewaspadaan dan mawas diri menjadi kunci yang mesti kita pegang erat-erat, agar tidak mudah terjebak ke dalam pusaran yang memabukkan. Beragam asumsi bisa saja tampak sekadar menjadi riak kecil. Tetapi, bisa sangat mungkin pula medan asumsi ini melahirkan perpecahan yang berimbas pada kehancuran.

Ya, sekalipun di alam demokrasi, orang boleh berbeda pendapat, akan tetapi perbedaan itu bukanlah untuk saling menghakimi, apalagi saling menjatuhkan. Sebaliknya, perbedaan pendapat mestinya menjadi ruang bagi keterbukaan pikiran, perluasan cakrawala pengetahuan, serta pendalaman batin yang mencerahkan. Bukan semakin membuat keadaan semakin buram dan tak jelas arahnya.

Pekalongan, 2 Januari 2019
#ndleming

banner 340x140 banner 340x140