Sejumlah Kades Hadiri Sosialisasi Caleg DPRRI

oleh -186 views
banner 340x110 banner 340x150

KAJEN – Sejumlah Kepala Desa (KaDes) di Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Rabu (27/3) kemarin menghadiri sosialisasi dari Calon Legislatif (Caleg) DPPRI No urut 1 dari Partai Gerindra, Ramson Siagian, yang di adakan di Desa Kauman, Kecamatan Wiradesa. Mereka yang terlihat menghadiri acara tersebut yakni Lukman Hakim, Kades Kauman, Was’ud Kades Bondansari, Endang Mulyo Kades Delegtukang dan Suginono Kades Kemplong. Lukman Hakim Kades Kauman dalam sambutanya mengaku dirinya hadir karena sebagai pemangku wilayah, “saya hadir disini sebagai tuan rumah yang menyambut Bung Ramson selaku anggota DPPRI komisi VII dan dari kementrian lingkungan hidup yang akan memberikan sosialisasi tentang Ipal limbah jeans. Jadi bukan menyambut bung Ramson selaku caleg karean di forum ini beliau tidak kampanye. Kampanyenya tadi di aula dan kami tidak ikut hadir di acara tersebut,” elaknya.
Namun dalam pidatonya Lukman juga menyinggung bahwa selama ini Ramson banyak membantu desanya. Saat di konfirmasi tentang maksud dan tujuan mereka Kades Kemlong Sugiono terlihat langsung pergi dan mengindar dari awak media. Delegtukang Endang Mulyo tampak bingung, awalnya dia tidak mampu menjawab pertanyaan dari sejumlah wartawan, “saya datang karena di undang oleh pak Lukman Hakim selaku kades Kauman, untuk acaranya saya kurang paham yang jelas karena di undang oleh sesama kades saya menghormati undangan tersebut,” ujarnya. Saat ditanya kenapa hanya beberapa Kades saja yang hadir Endang berkilah bahwa semua Kades se-Kecamatan Wiradesa diundang ”semua kepala desa sebenarnya diundang resmi, namun mungkin mereka ada kepentingan lain sehingga tidak dapat hadir,” bebernya.
Lain halnya dengan Kades Bondansari Was’ud dia mengaku mendapatkan undadangan sosialisasi tentang penanggulangan limbah cucian jeans. “Saya mendapatkan undangan dari Kades Kauman yang isinya tentang sosialisasi penanganan limbah jeans, infonya dari Komisi VII DPRRI dan dari kementrian lingkungan hidup,” papar Was’ud yang terlihat hadir dengan mengendarai motor dinas plat merahnya. Siang tadi memang di gelar dua agenda di tempat terpisah yang pertama sosialisasi dan kampanye di ruang aula desa Kauman dan yang kedua sosialisasi tentang IPAL dan limbah jean di lapangan bulutangkis desa setempat. Anehnya massa yang hadir di kedua tempat tersebut sama yang sama dan dilingkungan kecamatan Wiradesa tidak ditemui home industri ataupun perusahaan pencucian jeans.
Sementara itu hasil investigasi dari salah seorang kepala desa yang tidak hadir saat dimintai konfirmasi via ponselnya mengatakan, “saya tidak mendapatkan undangan, memang tidak ada undangan resmi berupa surat hanya via WA saja. Memang saya juga menyangkan kades yang mereka mendukung salah satu Caleg, bahkan ada dua kepala desa yang berani terang-terangan mengkampanyekan Ramson di media sosial, silahakan jenengan ngikuti kegiatan pak Ramson dua kades tersebut pasti hadir. Bahkan kemarin acara sosialisasi di Kabupaten Pemalang pun mereka berdua ikut datang,” bebernya
Ketua Panwas Kabupaten Pekalongan Ahmad Dzul Fahmi saat di konfirmasi tentang hal ini via poselnya mengatakan berdasarkan UU no 7 Tahun 2017 kads tidak diperbolehkan melakukan dua hal yang berkaitan dengan kampanye yang pertama membaut keputusan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu dan yang kedua kades tidak boleh menjadi pelaksana kampanye atau mengajak untuk kampanye, “kalau yang terjadi di desa Kauman saya belum tahu kronologisnya, jadi saya mau kooridinasi dengan panwascam dulu. Karena biasanya Ramson saat kampanye menggelar dua acara yang pertama murni kampanye dan sosialisasi dan yang kedua biasnya sekalaian reses untuk menyerap aspirasi rakyat,” paparnya. (Mit)

banner 350x350 banner 350x140