Saelany: Kami Butuh Data Riil Korban Narkoba

oleh
banner 340x110 banner 340x150

PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan menargetkan terbentuknya, Badan Narkotika Nasional atau BNN di wilayahnya tahun 2019 mendatang.

Hal itu dikatakan oleh Wali Kota H.M. Saelany Machfudz saat membuka acara Training of Trainer (ToT) Anti Narkoba, Kamis (22/11) di Ruang Amarta Setda.

banner 740x140

Menurut Wali Kota , sebelumnya Pemkot menargetkan BNN bisa ada terbentuk pada akhir tahun 2018 ini, namun belum bisa terwujud karena terkendala dengan data korban narkoba yang dinilai masih sedikit.

” Mudah-mudahan terealisasi awal Januari 2019 nanti sebab kalau kita lihat korban di Kota Pekalongan sebenarnya sangat mengkhawatirkan. Atau posisinya gawat darurat. Namun untuk dapat data yang sebenarnya masih sulit, karena pihak keluarga terkesan masih menutupi”, terang Wali Kota.

Wali Kota mengungkapkan , telah meminta pada pihak terkait, supaya bisa memberikan data yang jelas tentang korban narkoba agar BNN bisa segera didirikan.

” Kalau memang kenyataan korbannya segitu ya harus terbuka ngapain ditutup-tutupi. Ini untuk mempercepat pembangunan BNN, ” ungkapnya.

Wali Kota Saelany Machfudz menjealaskan, untuk kesiapan Pemkot dalam pembangunan BNN sendiri sudah ada mulai dari SDM dan aset tanah maupun gedungnya.

“Sudah kami siapkan SDMnya. Tanahnya juga sudah disediakan alternatifnya kalau tidak di Tirto ya Gamer”, kata Saelany.

Saelany mengatakan, dengan adanya BNN nanti bisa membantu meringankan beban pemerintah dalam menanggulangi bahaya narkoba.

“Narkoba adalah penghancuran. Harus diatasi. Saya juga meminta anak milenal jangan sampai dekat-dekat. Harus dihindar,” pungkasnya.

banner 340x140 banner 350x140