Sabaryo : Soal Pekerja Anak Butuh Kerjasama Semua Pihak

oleh -

Pekalongan – Mengatasi persoalan pekerja anak harus dilakukan secara serius, terencana, dan berkelanjutan, serta dilaksanakan secara terpadu dan terintegrasi.
Sebab, Isu pekerja anak adalah salah satu isu serius yang mengancam terpenuhinya hak anak karena dapat mengganggu tumbuh kembang, kesehatan, keselamatan, hingga pendidikannya. Ke depan, diharapkan berbagai upaya ini mampu memotivasi lebih banyak pihak untuk menciptakan sinergi dalam menanggulangi pekerja anak di Kota Pekalongan.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DM PPPA) Sabaryo Pramono dalam acara pengukuhan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kota Pekalongan beberapa waktu lalu.
Salah satu wujud untuk ciptakan lingkungan ramah anak adalah dengan cara membentuk partnership seperti ini. APSAI dibangun untuk mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak, yang diarahkan pada bentuk kemitraan dan kerjasama beyond CSR (Corporate Social Responsibility) baik melalui kebijakan maupun produk yang dihasilkan.
Salah satu peran perusahaan dan organisasi dalam perwujudan hal tersebut, yakni turut berkomitmen dan melakukan berbagai inisiatif dalam menanggulangi isu pekerja anak.
Selain itu Sabaryo mengatakan bahwa, pengukuhan APSAI Kota Pekalongan yang dirangkai dalam kegiatan Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) bagi Dunia Usaha/Pelaku Usaha, berlangsung di Aula Museum Batik Pekalongan beberapa waktu lalu merupakan upaya maupun langkah strategis untuk meningkatkan predikat Kota Pekalongan Layak Anak. Sebab, masalah terkait pemenuhan hak anak sulit bila hanya mengandalkan pemerintah. Peran dunia usaha juga diperlukan didalamnya. (*)

banner 340x110