Ratusan Warga Geruduk PLTU

oleh -201 views
banner 340x110 banner 340x150

*Sempat memanas dan di warnai adu mulut

BATANG – Ratusan warga tiga desa Ponowareng, Ujung Negoro dan Karanggeneng, Kamis (21/3) kemarin melakukan aksi demo. Sebelumnya mereka sebelumnya berkumpul di lapangan Ujung Negoro dan selanjutnya melakukan konvoi ke Maint Gate atau Pintu Utama, aksi ini sempat memanas dan di warnai adu mulut antara massa aksi dan petugas keamana. Massa aksi memaksa akan menutup pintu utama dengan menggunakan truk dump namun petugas keaman dari Polres Batang di bantu dan securty dari A5 mencoba menghalau dan meminta warga memindahkan truk tersebut. Warga yang datang menggunakan ratusan sepeda motor dan sebuah mobil bak terbuka ini melakukan orasi di depan maint gate mereka menuntut agar limbah dari PLTU di kelola oleh warga dari tiga desa. Selain warga dan karang taruna nampak terlihat para kades dari tiga desa tersebut yang mendampingi aksi ini.

banner 740x140

Karena selama ini mereka merasa tidak di hargai sebagai warga. “intinya kami meminta untuk mengelola limbah yang di hasilkan oleh PLTU karena selama ini kami hanya menerima dampak negativ saja dan kurang menerima manfaat dari adanya pembanguna PLTU di lingkungan kami,” ujar Pujo selaku koordinator aksi.

Ditambahkan oleh Pujo jika untuk mengelola limbah tersebut warga harus memiliki badan hukum pihaknya sudah menyiapkan PT untuk mengelola tersebut, “kami sudah menyiapkan badan hukum untuk mengelola limbah tersebut,” bebernya. Selain masalah limbah warga menuntut diutamakan dalam perekrutan karyawan PLTU “sebagai warga terdampak PLTU kami meminta diutamakan dalam perekrutan karyawan agar warga kami yang belum bekerja bisa ikut bekerja di PLTU,” tandasnya. Ditanya jika tuntutan mereka tidak di kabulkan Pujo mengaku akan tetap menuntut, selanjutnya massa melakukan mediasi dengan pihak PLTU dengan di wakili warga dan perangkat yang di tunjuk. Hasil dari kesepakatan tersebut Bimasena Power Indonesia (BPI) selaku owner PLTU akan mempertemukan secepatnya antara PT LUT Putra Solder dengan PT EBEN Haezer pada hari Rabu (28/3) mendatang supaya terjadi kesepakatan antara warga tiga desa terkait pengelolaan limbah scrap. (mit)

banner 340x140 banner 350x140