Plt Ketua DPRD Apresiasi Kinerja BPBD

oleh -

Plt Ketua DPRD Apresiasi Kinerja BPBD
PEKALONGAN – Plt Ketua DPRD Kota Pekalongan Nusron Hasa mengapresiasi kinerja BPBD dalam menangani bencana alam berupa banjir yang melanda Kota Batik. “BPBD mampu memaksimalkan potensi warga yang tergabung dalam SAR untuk ikut mengatasi banjir. Khususnya dalam menolong para korban banjir. Sehingga semua dapat tertangani secara maksimal. Kami mengapresiasi,” ungkap dia (22/1).

Selain itu Nusron juga meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana yang masih bisa terjadi kapan saja khususnya bencana banjir yang menggenangi sejumlah kelurahan di Kota Pekalongan. Pihaknya merasa prihatin karena tiap tahun Kota Pekalongan dilanda banjir saat musim penghujan. Belum lagi ditambah dengan datangnya rob. Apalagi berdasarkan informasi Badan Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrim dan gelombang tinggi di pesisir pantai utara hingga 2 meter diprediksi masih akan terjadi beberapa hari ke depan.

Sementara Kalakhar BPBD melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Pekalongan, Dimas Arga Yudha mengtatakan masyarakat harus cerdas memantau dan memastikan informasi-informasi kebencanaan yang beredar di media sosial dari sumber yang jelas. Dimas menjelaskan, di musim penghujan seperti sekarang ini, kesiapsiagaan bencana menjadi hal penting yang perlu dilakukan agar dampaknya tidak terlalu besar. Tanda-tanda bencana yang mulai terjadi di beberapa daerah sudah cukup menjadi peringatan untuk bersiap diri.

“Banjir yang telah terjadi di Kota Pekalongan kemarin, berdasarkan data yang telah dihimpun BPBD Kota Pekalongan, menggenangi sedikitnya 16 kelurahan baik yang ada di Kecamatan Pekalongan Utara,Pekalongan Barat dan Pekalongan Timur. Berdasarkan info BMKG yang kami terima, cuaca ekstrim masih akan berlangsung hingga 3 hari ke depan dan gelombang tinggi di pesisir pantai utara mencapai 2 meter juga diprediksi masih ada, tapi mudah-mudahan tidak menyebabkan banjir yang besar di wilayah Kota Pekalongan,”terangnya.

Dimas menyampaikan bahwa, jumlah warga terdampak banjir khususnya yang mengungsi di posko pengungsian Gedung Amanjiba,Kelurahan Klego dan Gedung Serbaguna Sampangan berangsur berkurang dan sudah mulai kembali ke rumah untuk melakukan bersih-bersih pasca banjir. Kendati demikian, masih ada 7 kelurahan yang masih terendam 10-30 cm diantaranya Kelurahan Gamer,Degayu,Krapyak,Pasirsari, dan Tirto. Pihaknya menegaskan,BPBD akan selalu monitoring di sejumlah titik lokasi terdampak banjir dan ke depan akan mengupayakan mitigasi bencana yang lebih optimal lagi melalui kegiatan simulasi dan pelatihan kebencanaan kepada masyarakat untuk mengurangi dampak kebencanaan yang terjadi.(*)

banner 340x110