Penyeret Kucing di Rawat di RS Djunaid

oleh
banner 340x110 banner 340x150

PEKALONGAN – video penyeret kucing dengan naik sepeda motor ternyata bernama Mulyono Bin Amat Sabrawi (39) Warga Jl. Laks Yos Sudarso gang IV Koprasi Gemi Ds.Bebel kec. Wonokerto kabupaten Pekalongan ternyata alami gangguan jiwa.
Hal ini setelah jajaran Polsek Wiradesa menindaklanjuti informasi warga.
“Kami melakukan interogasi terhadap keluarga dengan hasil sebagai berikut : Bahwa terduga pelaku adalah anak ke 5 bersaudara dan merupakan anak paling bungsu dari keluarga Bp. Amat Sabrawi (Alm) dengan ibu Warsiti (Alm).”
Kedua, pelaku Memiliki riwayat hidup mulai sejak kecil sekolah di SDN 3 Bebel dan lulus, Setelah itu menjalani kehidupan biasa dan mulai menjadi nelayan/ABK sejak usia 17 th. Pada usia sekira 22 th, dia belajar ilmu kebatinan dan mulai mengalami gangguan jiwa,” ungkap Kapolsek Wiradesa AKP Yorisa Wibowo Senin (11/2).
Ketiga, Semenjak mengalami gangguan jiwa, dia mulai berobat di Kimia Farma, Dr. Gito (berobat jalan) dan sempat berobat ke ustadz dan kyai. “Pengobatan terakhir pada bulan November 2018, pelaku berobat jalan di Dr. Gito sebelum berangkat ke kapal untuk mencari ikan/ABK.”
Keempat Bahwa pada tanggal 23 Januari 2019, Sdr. Fadholi (kakak kandung) menjemput pelaku di daerah Sumatra karena saat menjadi nelayan/ABK di turunkan karena penyakit gangguan jiwanya tersebut kambuh. “Kelima , Setelah kejadian menyeret kucing tersebut kemarin hari Minggu 10 Pebruari 2019 sekira pukul 14.00 wib, dia langsung dibawa ke Rs. Zaky DJunaid Pekalongan oleh kakak kandung yang bernama fadzolli dan kakak ipar yang bernama Gunawan beserta perangkat desa Bebel Rimanto (lebe) dan saat ini dalam proses penanganan Tim Medis (belum sadar karena pengaruh obat penenang).”
Informasi tersebut didapatkan dari lFadzolli Bin Amat Sabrawi (43) Kakak kandung). Danif Gunawan (40) (kakak ipar). (*)

banner 340x140 banner 350x140