Masa Jabatan Walikota Cuman 3,5 tahun, Apa kata Aaf???

oleh -

HA Afzan Arslan Djunaid resmi serahkan formulir pendaftaran Walikota via DPC PDIP Jumat (20/9) tepat di hari Ultahnya ke 40.

Sementara itu berdasarkan informasi dari DPC PDIP,  bahwa masa jabatan kepala daerah hasil pilkada 2020 secara efektif cuman 3 tahun 6 bulan. Namun tak surutkan langkah Aaf,  sapaan akrabnya untuk bertarung dalam Pilkada tahun depan.

banner 740x140

Lantas Apa kata Aaf soal masa jabatan yg cuman 3,5 tahun???

 

Masa jabatan Kepala Daerah hasil Pilkada 2020 efektif hanya 3,5 tahun dan bukan 5 tahun. Pasalnya tahun 2024 dilangsungkan Pilkada serentak seluruh kota/kab se Indonesia.
Lantas dengan masa jabatan yang cukup singkat ini, kenapa HA Afzan Arslan tetap maju dalam Pilkada 2020???
“Saya ingin mengbadikan diri untuk Kota Pekalongan bukan untuk mencari kekayaan. Kalau maju Pilkada pakai logika untung rugi, maka Kepala Daerah yang benar benar kerja untuk rakyat masa jabatannya 5 tahun saja ga bisa bikin kaya apalagi yang cuman 3,5 tahun,” ungkap Aaf.
Namun justru dengan masa jabatan yang tergolong singkat 3,5 tahun memotivasi kepala daerah untuk efektif dan tepat sasaran dalam pembangunan. “3,5 tahun terasa singkat bila memang diisi dengan kinerja yang konkrit, bisa juga terasa lama bila kegiatannya cuman seremoni belaka.” (*)

banner 340x110