MAPSI SMP ke IX, Walikota Saelany Tekankan Pendidikan Karakter

oleh -
banner 340x110 banner 340x150

Kota Pekalongan – Walikota Peklaongan, HM Saelany Machfudz SE secara resmi membuka Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islam (MAPSI) SMP ke IX Tingkat Kota Pekalongan, di SMPN 5 Peklaongan, Selasa (10/9/2019). Lomba yang mengusung tema Saatnya yang Muda Berprestasi, Berkreasi, Aktif, Sportif, dan Berakhlakul Karimah ini diikuti oleh 25 sekolah yang terdiri atas 378 peserta untuk memperebutkan Piala Bergilir Walikota.

Walikota Saelany mengungkapkan bahwa Lomba MAPSI SMP ini menjadi langkah yang tepat untuk meningkatkan pemahaman nilai islami pada siswa SMP agar ke depannya memiliki bekal pengetahuan yang cukup. “Ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkreasi dan unjuk prestasi serta sebagai motivasi untuk semakin memupuk cintanya terhadap Alquran,” tutur Saelany.

banner 740x140

Menurut Saelany, pendidikan karakter penting diberikan pada saat anak tumbuh kembang sehingga mampu menghadapi tantangan luar biasa ke depannya. “Kegiatan ini harapannya dapat menumbuhkan generasi yang tak sekadar pintar tapi juga benar. Kendati demikian sumber daya manusia di Kota pekalongan dapat kita tingkatkan menjadi pribadi yang beriman, berakhlakul karimah, bertanggung jawab, serta mampu membangggakan sekolah dan kedua orang tua,” terang Saelany.

Sementara itu, Kepala Dinas pendidikan Kota Pekalongan, Drs Soeroso MPd menjelaskan bahwa Lomba MAPSI SMP ini sudah bergulir Sembilan kali. Ada tujuh mata lomba yakni lomba cerdas cermat, pidato, tahfid quran, tartil, tilawah, kaligrafi, dan rebana. “MAPSI ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kota, provinsi, dan nasional. Ini dalam rangka penguatan pendidikan karakter, pendalaman dan peningkatan keimanan para siswa,” jelas Soeroso.

MAPSI yang digagas oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kota Pekalongan ini nantinya akan menghasilkan juara 1, 2, dan 3 untuk dilombakan ke tingkat provinsi yang akan digelar di Rembang. “Pada tahun 2014 Kota Pekalongan berhasil menyabet juara umum di tingkat provinsi, seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah bergairah untuk perlombaan ini, tentunya kami berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan hasil terbaik bagi Kota Pekalongan,” tandas Soeroso. (*)

banner 350x350 banner 350x140