Kuatkan Budaya Lokal, Pemkot Gelar Tadarus Budaya

oleh -
banner 340x110 banner 340x150

 

Kota Pekalongan – Guna menguatkan budaya lokal di Kota Pekalongan digelar Tadarus Budaya yang bertajuk Penguatan Literasi Lokal dengan mengusung tema Menapaki Jejak Leluhur Ben Pekalongan Tambah Makmur di Aula Kecamatan Timur, Kota Pekalongan, Kamis malam (31/10/2019).

banner 740x140

Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz SE hadir menjadi narasumber dialog yang dimoderatori oleh Basir SH.

Walikota Saelany nenceritakan awal mulanya digelar Tadarus Budaya yang semula disebut kegiatan Pitutur Bijak. Kegiatan yang dimaksudkan untuk memperoleh pitutur atau saran dari Maulana Habib Luthfi bin Yahya melalui dialog kebudayaan. “Habib Luthfi sudah satu dekade lebih tak menginjakkan kaki ke kantor Pemerintah Kota Pekalongan, kemudian kami sowan kepada beliau, dan akhirnya belum lama ini beliau hadir di Pemkot Pekalongan turut membahas pembangunan di Kota Pekalongan,” ungkap Saelany.

Berbagai kegiatan telah Pemkot Pekalongan lakukan untuk menampung aspirasi masyarakat melalui program-program di Organisasi Perangkat Daerah seperti sepeda K3, Salam Sehat, Mengaji Bersama Ulama dan Umaro, Subuh Berjamaah, dan Dialog Keumatan. “Kini sesuai dengan visi Pemerintah Kota Pekalongan menjadikan Kota Pekalongan lebih sejahtera, lebih mandiri, dan lebih berbudaya, kegiatan inilah sebagai upaya untuk mewujudkan Kota Pekalongan yang lebih berbudaya,” papar Saelany

Saelany berharap dalam setiap kesempatan bertemu dengan masyarakat dapat berdialog, silaturahmi, dan tembung rasa untuk sinergi bersama membangun Kota Pekalongan.

sementara itu Camat Pekalongan Timur, Sukirno SSTP MM mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir dalam Tadarus Budaya untuk memanfaatkan diskusi ini dengan baik. Berbagai potensi kelurahan di Kecamatan Pekalongan Timur juga Sukirno sampaikan.

“Pekalongan Timur memiliki berbagai potensi yang bisa dikembangkan, Kelurahan Poncol memiliki Taman Sriwedari, Kelurahan Klego memiliki Taman Wisata Edukasi Seroja, Kelurahan Gamer memiliki Kampung Iklim, dan Kelurahan Noyontaansari baru saja mewakili lomba PHBS di tingkat provinsi,” terang Sukirno.

(*)

banner 350x350 banner 350x140