Kerja Bhakti Spektakuler, Pemkot Bersama TNI/POLRI dan Masyarakat Bersihkan Aliran Sungai

oleh -
banner 340x110 banner 340x150

Dalam rangka menyambut HUT TNI ke-74, Pemerintah Kota Pekalongan bersama KODIM 0710/Pekalongan, Polres Pekalongan Kota, serta seluruh unsur elemen masyarakat melakukan kerja bakti spektakuler dengan bergotong-royong membersihkan aliran sungai yang merupakan cabang Sungai Bremi di Kelurahan Pringrejo yang dipenuhi enceng gondok dan sampah, Jumat (30/8/2019).

Sebelum pelaksanaan bersih-bersih sungai dimulai, dilakukan apel pagi terlebih dahulu. Wakil Walikota Pekalongan, H.A.Afzan Arslan Djunaid, S.E., memimpin jalannya apel tersebut.
Dalam sambutannya, Aaf menyampaikan bahwa kebersihan sungai menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama, bukan hanya merupakan tugas pemerintah saja, melainkan peran serta warga untuk secara aktif membersihkan sungai, minimal untuk tidak membuang sampah ke sungai.

banner 740x140

“Kegiatan bersih-bersih sungai kita harus mengawali karena kita lihat sendiri sungai kita sangat hitam terutama pada musim kemarau. Kondisi ini terjadi hampir 10 tahun terakhir ini dan selama dua tahun terakhir ini juga sungai dipenuhi dengan sampah yang luar biasa baik enceng gondok dan plastik,” ungkap Aaf.

Menurut Aaf, seluruh elemen masyarakat diimbau untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Jika hal ini tidak dilakukan, maka Perda Kebersihan Lingkungan yang sedang disiapkan akan segera diterapkan.

“Perda larangan membuang sampah ke sungai dengan denda Rp 50 juta, dan kurungan satu bulan akan kami terapkan, jika masyarakat tak mengindahkan peringatan tersebut. Kami terpaksa harus tegas untuk menerapkan sanksi itu, Perda ini harus ditegakkan untuk membuat efek jera, kalau tidak seperti itu sungai di Kota Pekalongan akan banyak sampah dan terus tercemar,” tegas Aaf.

Selain itu, dikarenakan sepanjang sungai itu juga terdapat aktivitas jual beli para warga yang menjajakan barang dagangannya, Aaf juga meminta kepada para pedagang maupun masyarakat sekitar untuk tidak membuang sampah ke sungai.

Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP, M.MS, menuturkan kegiatan bersih sungai ini selain memperingati HUT TNI ke-74, kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas antara Pemerintah Kota Pekalongan, TNI/POLRI dan seluruh komponen masyarakat di aliran sungai tersebut yang biasanya digunakan para warga sekitar untuk pengairan sawah.

“Pembersihan sungai hari ini, bisa kita lihat enceng gondok ini cepat sekali tumbuhnya dan sangat mengganggu, sehingga dalam kegiatan ini perlu melibatkan seluruh komponen masyarakat termasuk komunitas untuk membersihkannya agar aliran sungai menjadi bersih, saluran air bisa lancar dan mengurangi resiko bencana khususnya bencana rob yang sering terjadi di Kota Pekalongan. Jika enceng gondok ini tidak dibersihkan dan dibiarkan saja dikhawatirkan akan berdampak negatif pada lingkungan sekitar,” terang Dandim Arfan.

Sementara itu, Lurah Pringrejo, Mohamad Abidin, A.md., menerangkan kondisi aliran sungai yang dipenuhi enceng gondok ini disebabkan karena pencemaran limbah tekstil yang juga membuat air berwarna hitam pekat dan mengganggu kelancaran aliran sungai.

“Enceng gondok berkembang cepat karena kandungan mercury yang mencemari air sungai. Kalau limbahnya masuk ke IPAL akan menekan pertumbuhan enceng gondok tersebut. Untuk imbauan kepada para warga dan pedagang sudah terus kami informasikan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Wilayah ini berdekatan dengan kabupaten sebelah, para pedagang ini juga mayoritas berasal dari Kabupaten Pekalongan sehingga memang harus terjalin sinergi antara Kabupaten dan Kota untuk bersama-sama peduli lingkungan,” jelas Abidin.

Menurut Abidin, pihaknya bersama masyarakat Pringrejo, sejak dua bulan terakhir ini telah rutin menggelar kerja bakti setiap Jumat Kliwon untuk menggugah kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya.

“Alhamdulillah kerja bakti untuk membersihkan lingkungan sudah rutin kami gelar, namun untuk bersih-bersih sungai ini baru pertama kali. Dalam kegiatan ini, untuk warga, kami libatkan dua puluh lima orang dan lima orang perangkat kelurahan bersama Pemkot, jajaran TNI/Polri untuk berjibaku mengangkat sampah dan enceng gondok ini, kami sangat berterimakasih dan apresiasi,” tandas Abidin.

banner 350x350 banner 350x140