Kades Kaligawe Diduga Monopoli Proyek

oleh
banner 340x110 banner 340x150

Karangdadap – Kepala Desa Kaligawe, Kecamtan Karangdadap diduga kuat memonopoli proyek desa yang didanai dengan Dana Desa (DD) , hal itu terbukti banyaknya proyek yang diduga tidak tranparan salah satunya yakni pembangunan gedung Taman Kanak-Kanak di sebelah balai desa, proyek yang anggarannya di biayai oleh DD tahap kedua ini tidak berpapan nama proyek. Padahal bangun ini sudah mencapai 70 persen lebih, sejumlah perangkat yang di temui awak media Kamis (13/12) tidak mau memberikan jawaban dengan alasan semua yang menangani kades, “kami tidak tahu soal proyek di desa kami, karena semua yang menangani pak Kades sendiri, dari mulai pengambilan uang di bank dari bendahara langsung diminta oleh pak kades,” ujar salah seorang perangkat yang enggan namanya di mediakan. Saat ditanya apakah tidak dibentuk Tim Pelaksana, perangkat itu menjawab ada Tim tapi tidak di fungsikan, “kalau TIMLAK ada dan sudah dibentuk tapi itu Cuma sebagai pelengkap saja semua kewenangan langsung diatur oleh pak Kades,” imbunya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Kaligawe, Ahmad Fendi saat di konfirmasi tentang hal ini memberikan jawaban yang hampir sama “saya ini baru disini, baru Jumat kemarin dilantik jadi belum tahu banyak soal manajemen di desa ini. Ini saja saya masih belajar tentang administrasi di desa kami,” ungkap Sekdes yang pernah bekerja di Malaysia ini. “Setahu saya kalau DD tahap dua di peruntukan pembangunan TK dan Pavingisasi, tapi berapa nilainya dan volumenya saya tidak tahu,” imbuh pria yang mengaku lulusan SMK Kedungwuni Jurusan Listrik ini. Bahkan Sekdes baru ini juga tidak tahu apa fungsi dari adanya papan proyek, “emangnya harus dipasangi papan ya? Apa bukan nanti setelah bangunan tersebut jadi baru di kasih batu prasasti?” lanjut Fendi. Kepala desa Kaligawe Fatihin saat dihubungi melalui ponselnya mengatakan masih sibuk mengantarkan Linmas pelatihan di kantor SatpolPP “saya masih di Kajen di kantor SatpolPP besok saja lah ketemu di kantor atau gampang nanti kalau saya ada waktu,” jawab Fatihin dan langsung menutup ponselnya.

banner 740x140

Kepala Kecamatan Karangdadap Ilyas Setiono yang ditemui di ruang kerjanya mengaku menyesalkan masih banyaknya desa yang tidak mentaati peraturan, “padahal kami sudah berulang kali memberikan sosialisasi,” kata dia. (Mit)

banner 340x140 banner 340x140