JE : Dunia Pertanian Perlu Terobosan dan Teknologi Baru

oleh -

PEMALANG – Pupuk hayati yang kini tengah digandrungi petani merupakan organ penting dalam mengembalikan kesuburan tanah dengan metoda pengembang biakan mikroba tanah yang bisa mengembalikan kesuburan lahan pertanian.

Metoda ini menjadi penting karena rata-rata tanah pertanian selama ini hanya dijejali dengan pupuk kimia yang membuat tanah rusak dan keras karena panas.Disinilah pentingnya peran serta ahli-ahli pertanian yang perlu turun langsung ke lapangan.

banner 740x140

Seperti halnya yang dilakukan belum lama ini oleh dua orang ahli teknologi pertanian yaitu DR.Trihajaka dan DR.Jaka Widada dengan didampingi beberapa staf di Desa Beluk, Kec.Belik Kab.Pemalang Jawa Tengah.

Di desa yang merupakan sentra nanas madu di Jateng ini mereka merintis pengembangan pupuk hayati dan penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan yang dihadiri puluhan orang petani nanas dan padi.

Selain itu hadir pula jajaran pengurus Balane JE (Junaidi Elvis) yang dipimpin Kordinator dapil MN.Umam, SH. Menurut Ir.Junaidi Elvis, MHum., (JE). yang dihubungi via sambungan telpon, petani adalah pahlawan tanpa tanda jasa, tanpa petani negara ini akan lumpuh karena tidak akan ada pasokan bahan pangan yang menopang keberlangsungan hidup bangsa yang besar dan dinamis seperti Indonesia.

Hal ini diutarakan oleh Ketua DPP Golkar bidang ekonomi yang juga pengusaha nasional tersebut tatkala diminta tanggapannya seputar dunia pertanian. Menurut lulusan UGM ini untuk menjaga agar sektor pertanian dapat tetap eksis dan terus memasok bahan pangan demi memenuhi kebutuhan bangsa, perlu banyak terobosan teknologi tepat guna.

Lebih lanjut menurut JE yang juga Caleg DPR RI Partai Golkar Nomor Urut 7 Dapil Jateng X (Kota/Kabupaten Pekalongan, Kab.Pemalang dan Kab.Batang), sektor pertanian menempati urutan penting baik dalam menciptakan lapangan kerja maupun penopang ketahanan nasional bidang pangan.

Oleh karena itu kebijakan pemerintah dalam hal ini departemen pertanian harus benar-benar berpihak kepada petani. Program-program seperti subsidi pupuk, Kredit Usaha Tani (KUT), pembelian produksi pertanian oleh bulog dengan harga tinggi senantiasa harus terus dilakukan.

Yang tak kalah penting peran dan keterlibatan para ahli di bidang pertanian, para akademisi dari perguruan tinggi yang ternama, dalam menciptakan terobosan – terobosan di dunia pertanian ini harus diutamakan, karena hal ini akan sangat membantu para petani kita.

Manfaat langsung untuk petani yaitu dalam hal peningkatan kualitas serta percepatan dalam masa panen. Dengan demikian hasil pertanian masyarakat kita akan lebih mempunyai daya saing yang tinggi.(*)

banner 340x110