Jalani Swab, Fauzi Kagum Dengan Wartawan

oleh -

PEKALONGAN – Anggota DPRD Kota Pekalongan mengaku bangga dengan para wartawan di Kota Pekalongan. Pasalnya, mereka senantiasa mentaati protocol kesehatan dalam melakukan aktivitas. Bahkan para wartawan juga bersedia menjalani test swab antigen yang dilakukan oleh Polres Pekalongan Kota. “Para wartawan menunjukkan semangat kerja dengan mengedapankan kesehatan. Kami sangat mengapresiasi. Sungguh sebuah langkah yang patut dicontoh,” ungkap Ketua Komisi A Fauzi Umar Lahji Kamis (21/1).
Menurutnya, memang profesi wartawan sangata rentan tertular penyakit Corona, mengingat setiap hari bertemu dengan puluhan bahkan ratusan orang. “Kalau wartawan sudah menjalani swab tentunya para narasumber sudah tidak perlu khawatir lagi dalam sesi wawancara,” jelas Fauzi.
Sementara itu, sesuai informasi yang diperoleh belasan wartawan yang bertugas di wilayah Kota Pekalongan dan sekitarnya, menjalani rapid tes usap (swab) antigen yang digelar Polres Pekalongan Kota bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan. Tes tersebut dilakukan disela-sela acara silaturahmi antara Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto bersama insan media di Cafe Semar kawasan Mapolsek Pekalongan Selatan, beberapa waktu yang lalu. Tes dimaksud dilakukan sebagai bentuk upaya preventif dalam penyebaran Covid-19, bagi para jurnalis. Dari 15 wartawan yang menjalani rapid tes swab antigen, hasilnya semuanya negatif.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto menjelaskan, kegiatan ini merupakan silaturahmi antara jajaran Polres Pekalongan Kota dengan insan media. Kemudian, disela-sela itu diisi rapid tes swab antigen bagi wartawan yang bersedia, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 bagi teman-teman media. “Melalui rapid tes swab antigen ini, bisa diketahui apakah teman-teman media dalam kondisi sehat atau tidak,” terang kapolres. Dikatakan, melalui kegiatan dimaksud, untuk memacu kondisi kesehatan teman-teman media yang selama ini berjibaku mencari berita di lapangan, dan sudah barang tentu berinteraksi dengan banyak orang atau narasumber. Barangkali mereka lupa menerapkan protokol kesehatan, dan tidak menuntup kemungkinan terkontaminasi Covid-19. Sehingga, atas dasar itulah, dilakukan tes swab antigen bagi teman-teman media. (*)

banner 340x110