GPK Siap Lawan Ketidakadilan, Imad Sebut Anak Walikota dan Mantan Walikota

oleh -
banner 340x110 banner 340x150

PEKALONGAN – Komandan DPC Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) Kota Pekalongan Zamzami siap bantu Bawaslu dalam menertibkan para Caleg yang melanggar aturan. Hal itu menyusul dipanggilnya Caleg PPP Nomor 4 PPP Dapil Pekalongan Selatan Imaduddin oleh Panwascam dengan Surat Nomor 51/Bawaslu-Prov-JT-31.04 /1/2019 tertanggal 13 Januari 2019. “Kami merespon surat tersebut dengan baik dan dengan ini kami umumkan kepada segenap masyarakat bahwa Kami GPK Kota Pekalongan siap sedia membantu Bawaslu menindak segala pelanggaran yang terjadi dalam kampanye Caleg,” tegas Zamzami Senin (14/1) melalui siaran video yang dikirmkan ke redaksi ISP.
Menurutnya, pihaknya membentuk tim untuk keliling di Kota Pekalongan guna memantau semua sosialisasi kampanye yang dilakukan para Caleg dari Partai Apapun. Jika terdapat pelanggaran pihaknya siap laporkan ke Bawaslu. “Kami akan lihat apakah laporan kami juga ditindaklanjuti, atau hanya partai kami saja yang ditindak oleh mereka. Karena bagaimanapun ketidakadilan akan lahirkan ketimpangan-ketimpangan. Untuk itu GPK siap basmi semua bentuk ketidakadilan,” tandas Komandan GPK.
Sementara itu Caleg PPP Muhammad Imaduddin usai diklarifikasi Panwascam Pekalongan Selatan mengatakan dirinya merasa didholimi. Menurutnya saat klarifikasi dirinya sampaikan sama Panwas bahwa ada Caleg yang notabene anak Walikota dan putra mantan Walikota juga sering gelar acara serupa. “Apa karena saya bukan anak walikota atau mantan Walikota sehingga diperingatkan semacam ini, sedangkan Caleg yang anak walikota dan mantan Walikkota dibiarkan,” kata Imad. (*)

banner 350x350 banner 350x140