Fitnah Anggota Polri Via FB, Teguh Dijerat UU ITE

oleh -
banner 340x110 banner 340x150

PEKALONGAN – Teguh Basuki (43) warga bandengan Kecamatan Pekalongan Utara harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, pasca mengunggah fitnah dan ujaran kebencian di media sosial FB. Mellaui akun FB nya bernama Saprani Al Yarkoni, Dia menunding institusi Polri khususnya ditujukan kepada Eko Yuli.
Tersangka dianggap melanggar pasal 45 A ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 atau pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 UURI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UURI No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.
Kejadian bermula, saat tersangka dimintai tolong rekannya untuk mengurus kasus tilang. Teguh yang sering membantu kasus-kasus tersebut, kali ini menemui jalan buntu, karena pelanggaran tilang yang diamanatkan kepadanya, tidak dikabulkan oleh anggota kepolisian polres Pekalongan Kota, dari satuan Satlantas.
Teguh kemudian mengungkapkan kekesalannya melalui media sosial facebook dengan akun Saprani Al Yarkoni. Dalam akun tersebut, Tersangka menuduh salah satu anggota kepolisian Eko Yuli sebagai cecunguk cecunguk bermental bajingan, pengkhianat institusi Polri yang berkali kali memalak, memeras dan menyengsarakan rakyat.
Ssehingga dengan postingan tersebut, Eko Yuli merasa telah dihina dan dicemarkan nama baik nya. Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu Kamis (11/7) “Tersangka terancam hukuman 6 tahun penjara.” (*)

banner 350x350 banner 350x140