Fauzi Bangga Pekalongan Nihil Rokok Ilegal

oleh -

Pekalongan – Meski dirinya bukan perokok, Anggota DPRD Kota Pekalongan Fauzi Umar Lahji mengaku bangga bahwa di Kota Batik sudah nihil dari peredaran rokok ilegal. Artinya kesadaran masyarakat sudah meningkat baik dari segi pajak maupun kesehatan.
Pasalnya, rokok yang legal saja bisa membahayakan orang apalagi yang ilegal. “Baguslah, saat ini sudah sangat susah ditemukan rokok ilegal atau tanpa cukai, ‘ kata Fauzi.
Sebelumnya Operasi gempur rokok ilegal terus dilakukan secara masif oleh Tim Operasi Cukai Kota Pekalongan yang terdiri dari Satpol P3KP, Dindagkop-UKM, Setda Bagian Perekonomian, Dinperinaker, Kejaksaan, Kodim 0710/Pekalongan, dan Polres Pekalongan Kota. Mereka secara rutin melakukan pembinaan, sosialiasasi, dan edukasi kepada para pedagang agar tidak tergiur menjual rokok ilegal yang harganya murah, yang ditawarkan sales-sales nakal. Sebab, dengan menjual rokok illegal, tentu akan merugikan negara dan dapat terjerat hukum.

Kasatpol P3KP Kota Pekalongan, Sriyana melalui Kasi Pengumpulan Data dan Informasi, Elly Hamidah mengungkapkan bahwa, dimulai bulan Juli ini, tim operasi cukai Kota Pekalongan ditarget melaksanakan kegiatan operasi sebanyak 16 kali baik siang dan malam untuk pengumpulan data dan informasi mengenai peredaran rokok yang tidak dilekati cukai (rokok bodong) dan rokok ilegal yang dilarang oleh pemerintah. Kali ini menyasar di dua wilayah yang ada di Kecamatan Pekalongan Barat dan Kecamatan Pekalongan Timur, masing-masing enam titik toko dan warung kelontong.

banner 740x140

“Hari ini kami memberikan pembinaan, sosialisasi,dan evaluasi ke warung-warung, toko, atau minimarket yang sebelumnya pernah kedapatan menjual rokok ilegal yang tidak ada cukainya. Alhamdulillah peredaran rokok ilegal di Kota Pekalongan, dari tahun ke tahun sudah jarang ditemukan, bahkan tidak ada,” ungkap Elly, usai melaksanakan kegiatan operasi cukai di wilayah Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, (18/7). (*)

banner 340x110