DPRD “Larang” Iqbal Aktivitas Sebagai Dirut Tirtayasa

oleh -
banner 340x110 banner 340x150

PEKALONGAN – Direktur Perumda Tirtayasa (PDAM) Kota Pekalongan M Iqbal dilarang aktivitas sebelum DPRD menuntaskan klarifikasi terhadap Pemkot Pekalongan. Hal tersebut merupakan rekomendasi DPRD saat rapat gabungan Komidi A dan B dengan Tim Pansel serta aktivis Gerakan Masyarakat Pekalongan Senin (7/10) di Rusid Komisi A.
“Kami harga Walikota yang melantik Direktur Perusda Tirtayasa. Namun kami minta saudara Iqbal untuk tidak aktivitas dulu sebelum DPRD menuntaskan verivikasi dan klarifikasi terkait persoalan yang muncul,’ ungkap Ketua DPRD Balgis Diab.
Sebelumnya dalam rapat tersebut terungkap bahwa Iqbal dinilai telah melanggar ketentuan) aturan/syarat nomor 13 yakni tidak sedang menjadi pengurus Partai Politik , Calon Kepala Daerah atau Calon Wakil Kepala Daerah dan atau calon legislatif. Disebutkan ternyata Iqbal saat pendaftaran berlangsung masih tercatat sebagai Pengurus DPC PDIP Kota Pekalongan.
Ketua Komisi B Abdul Rozak tidak permasalahkan siapapun yang terpilih. Namun pihaknya menyayangkan tim Pansel yang bekerja tidak cermat. Bahkan muncul aroma “ada apa” dibalik terpilihnya Iqbal. “DPRD harus mengundang semua pihak yang terlibat termasuk Walikota dalam agenda yang lebih tinggi yakni Paripurna Hak Angket,’ katanya.
Anggota Komisi A Munzilin mengatakan wajar jika Walikota mengangkat tim suksesnya menjadi pejabat atau direktur. Tapi semua harus dilakukan sesuai aturan yang ada.
Wakil Ketua Komisi A Riskon menyebutkan bahwa terpilihnya Iqbal cacat hukum dan harus dibatalkan. (*)

banner 350x350 banner 350x140