Berbagi Ala ALMANSA Pekalongan

oleh -

Terlepas dari masalah pembagian sembako dari pemerintah yang tidak tepat sasaran dan sembako berisi sampah yang viral belakangan ini, alumni man 01 pekalongan berusaha menggalang dana bantuan sebagai respon atas keresahan bentuk kepedulian dan keinginan untuk berbagi di tengah pandemi ini.
Acara berbagi yang dilaksanakan pada 15 mei tersebut, memberi warna baru dalam metode melakukan donasi. Memang mengeluarkan tenaga lebih karena harus menebang pilih sasaran yang akan mendapatkan donasi ini seperti tukang loak, tukang becak, sampai tukang antar gas yang merasa kesusahan imbas korona ini. Namun hal ini diharapkan dapat meminimalisir presentase salah sasaran, dimana mereka yang dikategorikan mampu mendapatkan bantuan.
Acara ALMANSA BERBAGI ini tak hanya membagikan sembako saja yang notabennya adalah kebutuhan pokok pasti dikonsumsi, namun juga amplop yang berisi uang. Ketua pelaksana kegiatan tersebut @mumtaz_emka menuturkan bahwa di masa pandemi ini, kita tidak pernah tahu apa sejatinya hal yang sangat dibutuhkan oleh penerima. Kami menyadari bahwa dengan pemberian uang akan menimbulkan konsekuensi moral hazard dimana penerima malah menyalahgunakan uang yang diberikan, namun Kami tetap berpikir positif dan berharap dengan tingkat likuiditas uang yang tinggi, dimana uang dapat digunakan untuk apa saja, mereka akan berpikir menggunakan uang ini dengan sebaik-baiknya. Seandainya saja mereka juga membelanjakan uang tersebut untuk kebutuhan pokok, maka mereka akan membeli kepada warung-warung terdekat dan turun andil menjalankan roda perekonomian di sekitar.
Selain itu acara ini juga dilengkapi dengan pemberian takjil, makanan berbuka dan juga masker. Donasi ini secara umum didapatkan melalui jejaring alumni, guru-guru man 01 dan masyarakat sekitar. Hasil donasi ini juga dapat ditrackking secara digital dengan link yang disebar panitia demi terwujudnya tranparansi dana. Terimakasih kepada @alanrobbina sebagai pelopor inisiasi dan @faridh_fasa the most valuable player, seluruh panitia dan donatur. Kami menantikan acara selanjutnya.