Aaf bertekad Wujudkan Pekalongan tanpa Korupsi

oleh -

PEKALONGAN – plt Ketua DPRD Nusron Hasa mengatakan bahwa Kota Pekalongan yang selama ini sudah termasuk bersih dari Korupsi harus dipertahankan. Pasalnya korupsi merusak segala sendi kehidupan.
Demikian disampaikan Nusron dalam acara Diskusi Publik dengan tema “Pekalongan Tanpa Korupsi” Senin (4/1) di Hotel Horison.
Ditempat yang sama Walikota dan Wakil Walikota Terpilih Afzan Arsan Djunaid – Salahuddin bertekad akan wujudkan Kota Pekalongan tanpa korupsi.
Menurutnya, selama ini tidak ada kasus korupsi yang melibatkan Kepala Daerah di Kota Batik. “Tentunya kami akan lanjutkan tradisi untuk tidak korupsi,” kata nya.
Selain itu Aaf juga mengatakan pihaknya akan meminta semua SKPD untuk bersama sama komitmen agar dana APBD dimanfaatkan sepenuh untuk kemakmuran masyarakat.
Sementara Kepala Kejaksaan Pekalongan Zainul Arifin mengatakan bahwa selama ini di Kota Pekalongan memang belum ada pejabat yang terindikasi korupsi. Hal itu wajar mengingat anggaran di Kota Batik tergolong kecil. Terlebih tiap akan gunakan anggaran selalu koordinasi dengan kejaksaan agar pekerjaan sesuai dengan peruntukannya.
Sedangkan Dandim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan menyatakan bahwa korupsi bukan soal uang semata. Misalnya korupsi waktu. Pihaknya mengingatkan agar pejabat dan ormas atau masyarakat untuk bersama sama disiplin waktu.
Sementara itu Kepala Pengadilan Negeri Pekalongan Sutaji menyampaikan bahwa korupsi bisa lahir dari sebuah kebijakan. Karena nya pihaknya mengingatkan pada walikota terpilih untuk hati hati dalam mengambil sebuah keputusan atau kebijakan. (*)

banner 340x110