Yasin Tak Minta Dipilih Tapi Minta Ini

oleh

REMBANG – Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin melakukan kunjungan ke komplek makam Mbah Syahid di Pondok Pesantren Alhamdulillah, Kemadu, Sulang, Kabupaten Rembang, Minggu (25/3/2018). Yasin meminta restu kepada sekitar seratusan orang yang sedang melaksanakan suluk iktikaf selama 10 hari.  Taj Yasin meminta restu pada peziarah dari Tarekat Naqsabandiyyah tersebut. “Saya minta doa dan restu dari yang berziarah di sini,” katanya.

Para peziarah langsung menyambung, “Amin.” Seratusan peziarah itu terdiri atas perempuan dan pria paruh baya yang melaksanakan suluk iktikaf selama 10 hari. Selama itu, para peziarah beribadah dengan khusyuk mulai dari puasa hingga membaca Alquran.  “Pertemuan menika sonten kita syukuri, semoga dapat rahmat dan barokah,” kata Yasin.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengenalkan dirinya sebagai calon wakil Gubernur Jawa Tengah yang mendampingi Ganjar Pranowo. Tapi, ia tidak meminta para jemaah memilihnya, melainkan para jemaah harus mendekatkan diri pada ulama. “Saya minta jenengan, ngajak tetangganya disuruh dekat dengan kiai dan ulama,” kata politisi PPP itu.

Ia menjelaskan, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda akan datang kaum yang lari dari ulama. Kaum itu akan mendapat tiga musibah yaitu, pertama berusaha seperti apapun, rezeki tidak akan barokah. “Nomor dua akan dipimpin orang yang dzalim,” ucapnya.

Terakhir, matinya tidak akan dianggap sebagai orang islam. Almarhum KH Syahid adalah ulama kharismatik pada masanya dan murid dari kakek Gus Yasin.  Selain ziarah, Gus Yasin juga bersilaturrahim ke kediaman  KH Najib Leran di  Sluke, KH Ahmad Najib (Rois JATMAn Syu’biyyah), Kh Mundzir bin Khoiri Gegersimo, KH Hazhim Mabrur Asawahan R dan  sejumlah ulama lain di Kabupaten Rembang. (*)