Walikota Siap Perjuangkan Nasib Honorer

oleh

PEKALONGAN – Walikota Pekalongan siap perjuangkan nasib Guru Honorer K2. Selain mengirimkan surat meminta alokasi pengangkatan PNS untuk guru honorer K2, walikota juga siapkan solusi lain. Intinya Walikota ingin agar kesejahteraan guru honorer K2 semakin baik. Demikian disampaikan Dharwanto Guru Honorer usai menghadap walikota bersama team perwakilan guru Senin (24/9).
Hal senada diungkapkan Ketua Forum Pegawai Honorer K2 Ranto dihadapan ratusan guru yang ikut aksi di Balaikota. Menurutnya, walikota menyanggupi semua tuntutan yang disampaikan. “Alhamdulillah walikota mendukung penuh perjuangan kita. Beliau bersedia tanda tangan untuk perjuangkan nasib kita semua,” ungkapnya.
Ditambahkan. “Atas doa Bapak dan Ibu semua dikabulkan oleh Allah SWT, tiga tuntutan kita sudah ditanda tangani Walikota Pekalongan dan siap dikirim ke Presiden RI. Semoga bisa merubah nasib kita semua. Ayo kita tingkatkan kinerja sesuai keinginan walikota. Karena beliau (walikota) berjanji bakal meningkatkan kesejahteraan bagi kita.”
Adapun 3 tuntutan guru honorer adalah pertama, menunda pelaksanaan CPNS untuk umum sebelum persoalan honorer K2 terealisasi secara keseluruhan tanpa batasan usia dan tanpa test. Kedua, mendesak pemerintah pusat untuk segera selesaikan revisi UU No 5 tahun 2014 tentang ASN. Ketiga, mendesak pemerintah pusat untuk keluarkan regulasi / landasan hukum bagi penerimaan honorer K2 secara keseluruhan. (*)

banner 800x320