Walikota Buka Turnamen Batik Cup U-21

oleh

Adanya turnamen sepak bola Batik Cup U-21 2018, diharap bisa meningkatkan gairah dan munculnya bibit baru sepakbola di Kota Pekalongan. Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Saelany, usai membuka turnamen sepakbola Batik Cup, di Stadion Jenderal Hoegeng Iman Santoso, Minggu (4/11).

” Saya mengapresiasi kepada semua penyelenggara, sehingga dengan adanya turnamen ini, bisa meningkatkan kemampuan para pemain dan bisa menemukan benih-benih baru sepakbola yang ada di Kota Pekalongan,” ungkapnya.

Menurut Wali Kota Saelany, sepakbola merupakan salah satu cabang olahraga yang paling digemari di Indonesia. Hal ini, bisa dibuktikan melalui banyaknya supporter yang secara antusias datang langsung ke stadion atau lapangan pada setiap pertandingan yang digelar, baik pada tingkat liga nasional, sampai pada liga di kampung-kampung atau yang lebih akrab dengan sebutan Liga tarkam.

” Ada orang Pekalongan yang menjadi pemain Timnas Indonesia yaitu Muhammad Ridho. Oleh karena itu, semoga apa yang sudah diraih saudara kita Muhammad Ridho bisa memotivasi peserta untuk berani bermimpi dengan dibarengi doa dan ikhtiar yang sungguh-sungguh,” tandasnya.

Wali Kota Saelany menambahkan, pihaknya mengajak kepada pada semua peserta agar sungguh-sungguh di dalam setiap pertandingan dan yang tidak kalah pentingnya adalah selalu menjunjung tinggi sikap sportivitas di setiap pertandingan. “Menang kalah dalam setiap pertandingan adalah hal yang biasa, namun semangat kebersamaan sebagai sarana persaudaraan yang akan menentukan sejauh mana bersikap sebagai seorang olahragawan sejati,” tandasnya. (*)