Via Kesenian, Kominfo Kabarkan Pembangunan

oleh

PEKALONGAN – Penyampaian informasi pembangunan Kota Pekalongan tak hanya melalui teknologi atau media sosial tetapi juga melalui media tradisional. Dinkominfo Kota Pekalongan menggelar Pertunjukan Rakyat dan Nonton Bareng untuk mensosialisasikan pembangunan di Kota Pekalongan tahun 2018 di Kelurahan Setono, Senin malam (15/10/2018).

Acara yang dimulai dengan pertunjukan musik Etnik Jawa Intrument dari Kim Setono, penampilan badut, dan guyonan maton ini dihadiri Walikota Pekalongan, Camat Pekalongan Timur, Danramil, perwakilan Polsek Pekalongan Timur, lurah, dan masyarakat Setono.

Walikota Pekalongan, HM Saelany Mahfudz SE mengapresiasi Dinkominfo Kota Pekalongan dan Forum Media Komunikasi Media Tradisional (FK-Metra) yang masih menggalakkan pertunjukan tradisional seperti wayang kulit dan wayang orang. “Ini menyampaikan informasi sekaligus nguri-nguri budaya, jadi informasi pembangunan Kota Pekalongan ini tak hanya disampaikan melalui teknologi tetapi juga kesenian yang mudah dipahami masyarakat,” tutur Saelany.

Saelany berharap kegiatan semacam ini sesuai dengan visi Kota Pekalongan yang berhubungan dengan nilai budaya. “Kominfo telah menangani IT (cara modern) tetapi bisa sejajar dengan cara tradisional. Banyak hoax yang muncul di era modern yang patut untuk kita sikapi. Tak hanya itu narkoba, pornografi, radikalisme, dan kenakalan remaja yang harus senantiasa dihindarkan,” terang Saelany.

Kepala Dinkominfo Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso menyampaikan bahwa tugas Dinkominfo ada empat yakni menangani IT, statistik data, persandian, dan komunikasi dan informasi publik. “Komunikasi dan informasi publik ini fungsinya menyampaikan, menyebarluaskan kebijakan dan program pembangunan kepada masyarakat di samping tugas mengelola pengaduan dan aspirasi masyarakat.”, katanya

Dijelaskan Budi, salah satu media yang punya sejarah panjang media informasi adalah media tradisional atau media rakyat sebelum adanya televisi, radio, dan media sosial. “Dari Kementerian Kominfo membina dan memfasilitasi kegiatan seni tradisional agar tetap hidup dan berfungsi sebagai sarana informasi. Forum komunikasi media seni tradisional di Kota Pekalongan baru terbentuk tahun ini, harapannya KIM sebagai media informasi juga punya kelompok seni dan memiliki kegiatan yang berkelanjutan,” papar Budi.(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo