Tanggul Rob Capai 50 Persen

oleh

PEKALONGAN – Progres Pembangunan tangul rob raksasa di Kota Pekalongan awal tahun 2019 ini mencapai 50 persen. Tanggul sepanjang 2,3 kilometer ini 1,8 kilometer wilayah Kota Pekalongan dan 500 meter wilayah Kabupaten Pekalongan pembangunannya sudah sampai ujung Kali Bremi. Hal itu di ungkapkan ketua proyek Hutama Karya, Daryanto kepada walikota Pekalongan dan jajarannya saat meninjau tanggul rob di Kelurahan Panjang baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Senin (31/12/2018).

Daryanto mengungkapkan sampai dengan akhir tahun 2018 ini progres tanggul rob sudah sampai ujung Kali Bremi. Jadi tanggul sepanjang 2,3 kilometer (STA 0 sampai 2300) sudah sudah tertutup tanah semua. “Untuk pelaksanaan pekerjaan sendiri saat ini masih mengerjakan pemasangan RIP-RAP atau susunan bongkahan batu alam dengan ukuran 1 sampai 3 meter yang berfungsi sebagai lapisan perisai untuk mengurangi kedalaman penggerusan, keeping pim, pemancangan sheet pile beton untuk penahan tanggul dan pemasangan rumah pompa. Pompa yang disiapkan ada dua unit untuk operasional harian digunakan ketika hujan atau banjir,” papar Daryanto.

Melihat progres tanggul penahan rob sudah mencapai 50 persen Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz SE optimis tanggul penahan rob dapat selesai sesuai dengan batas waktu sesuai kontrak yakni akhir tahun 2019. “Memang masih banyak yang harus dikerjakan tapi progres ini sudah dapat dirasakan warga. Saya juga menerima laporan dari masyarakat bahwa sekarang air rob sudah mengering,” tutur Saelany.

Tanggul rob merupakan ihktiar dari manusia yakni pemkot pekalongan untuk menyelesaikan permasalahan besar yakni banjir rob, tetapi alam ini yang mengendalikan adalah Allah. “Pemerintah Kota Pekalongan hanya berusaha semaksimal mungkin, tetapi semua itu kembali pada Allah. Mudah-mudahan tanggul ini selesai sesuai target dan mengentaskan masyarakat dari banjir rob,” pungkas Saelany.(*)