Soal Rob, Perjuangan Ketua DPRD Joss

oleh

PEKALONGAN – Tenang dan peduli. Itulah sosok Ketua DPRD Kota Pekalongan Balgis Diab. Demi menyaksikan Pekalongan Utara dan Sebagian Pekalongan Barat senantiasa dilanda bencana Rob, Balgis sering melakukan diskusi dengan berbagai elemen masyarakat. Dari informasi maupun turun langsung ke lokasi bencana menjadikan Ketua Partai Golkar Kota Pekalongan ini memperjuangkan aspirasi masyarakat berupa percepatan penanggulangan Rob.
Secara pribadi, Balgis kerap bantu masyarakat terdampak Rob, misalnya seperti yang terlihat pada Bulan Ramadhan lalu. Wanita yang senantiasa tampil smart itu memberikan bantuan lebih dari 5 ribu nasi bungkus. Belum lagi obat-obatan maupun kebutuhan pengungsi lainnya.
Ketenangan dan kepedulian Ketua DPRD bukan sebatas Nasbung saja melainkan juga memperjuangkan anggaran untuk penanggulan Rob. Setelah melalui proses yang cukup panjang dan mendapatkan dukungan dari anggota DPRD Kota Pekalongan akhirnya disepekati dana sebesar Rp 1,25 miliar untuk dialokasikan penanganan Rob pada RAPBD Perubahan 2018.
“Telah diputuskan dalam pembahasan bahwa seluruh anggaran penanganan rob di DPUPR agar tidak dilakukan pengurangan. Disepakati untuk dilakukan penambahan anggaran sebesar Rp1,25 miliar yang diperuntukkan guna penanganan intensif rob di wilayah Panjang Baru, Kandang Panjang dan Pasirkratonkramat. Anggaran tersebut diperoleh dari droping semua pengadaan kendaraan dinas baik di Setda maupun di Setwan,” ungkap Ketua DPRD yang membacakan kesepakatan hasil pembahasan.
Untuk memaksimalkan penanganan rob, DPRD juga menyertakan rekomendasi agar walikota segera mengisi kekosongan jabatan pada dua kepala seksi di bidang sumber daya air DPUPR. “DPRD baru akan melakukan penyempurnaan terhadap RAPBD Perubahan tahun 2018 setelah jabatan dua kepala seksi tersebut diisi,” tegasnya. (*)