Ribuan Warga Puas Saksikan Karnaval Batik

oleh

Pekalongan – Ribuan warga Kota Pekalongan merasa terpuaskan saksikan Karnaval Batik Pekalongan 2018 Minggu (21/10). Mereka tak beranjak dari tempatnya hingga perhelatan akbar itu rampung. Kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan Pekan Batik Nusantara 2018. Karnaval tersebut dimulai dari Stadion Hoegeng Pekalongan dan finish di kawasan budaya jetayu.
Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, yang juga selaku ketua panitia Pekan Batik Nusantara 2018, Sri Ruminingsih menuturkan bahwa Karnival Batik diikuti oleh 800 orang peserta, terdiri dari penampil kostum dari OPD, SD/MI, SMP, SMA dan masyarakat umum.
Tampil pula partisipasi dari Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Pekalongan. Karnival Batik dimeriahkan oleh kelompok-kelompok seni budaya, dan kelompok drum band Kota Pekalongan.
“Ada sekitar 800 orang yang mengikuti karnaval, diantara peserta tersebut adalah peserta lomba desain kostum karnival yang terdiri dari Katagori Siswa SD 18 orang, Katagori Siswa SMP 10 orang, Katagori Siswa SMA/SMK/MA 8 orang, Katagori SKPD, 30 orang Katagori Umum / BUMN / BUMD /Perguruan Tinggi/ Lembaga Non OPD/ Luar Daerah 8 orang, Peserta Perorangan/ Masyarakat Umum 14 orang”, jelasnya.

Ia melanjutkan bahwa diselenggarakan acara tersebut untuk meningkatkan dan mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam pembuatan Kostum Karnaval Batik Pekalongan, serta Meningkatkan apresiasi para generasi muda dan masyarakat terhadap hasil karya seni batik.
“Dengan dipamerkannya kostum karnival tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing untuk berkunjung ke Kota Pekalongan. Sebab karnival ini merupakan salah satu wisata budaya di Kota Pekalongan yabg senantiasa kami promosikan keberadaannya baik di kancah nasional maupun internasional,” lanjutnya.

Walikota Pekalongan, H.M Saelany Machfudz mengaku kagum dengan para peserta. Sebab kostum yanh ditampilkan sangat unik dan menarik. Ia berharap dewan juri benar-benar tidak salah pilih juara nantinya. Sebab pemenang kostum batik karnival tersebut nantinya akan didelegasikan mewakili Kota Kota Pekalongan dalam event Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang akan digelar di solo pada 25 oktober mendatang.
“Sangat menarik-menarik sekali. Semoga dewan juri benar-benar memilih juara yang terbaik yang mampu mewakili Kota Pekalongan pada JKPI di Solo pada 25 oktober nanti,” kata Walikota. (*)