Proyek Tanggul Rob Rp 9,9 Miliar Molor

oleh

PEKALONGAN – Proyek penanggulangan banjir Rob di Bandengan senilai Rp. 9.974.445.000 dipastikan molor alias tidak bisa sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan. Pasalnya, proyek yang seharusnya kelar pada 17 Desember 2017, hingga Senin 8 Januari 2018 masih belum ada tanda-tanda kapan proyek miliaran ini selesai. Demikian disampaikan Ketua LSM Kompak Ahmad Yusuf.
Menurutnya, LSM pimpinannnya melakukan pengecekan dilokasi dan hasilnya sangat mengejutkan. Mengingat, proyek miliran itu dijalankan tak sesuai jadwal. Pihaknya memahami adanya tingkat kesulitan yang luar biasa dalam mengerjakan proyek dimaksud. Artinya, semua pihak diantaranya DPUPR maupun kontraktor seharusnya mampu merencanakan dengan cermat dengan menghitung tingkat kesulitan.
“Karena, sudah menjadi kesepakatan bila proyek itu akan rampung dalam 105 hari, maka harus ada pihak yang bertanggungjawab dan tidak bisa cuci tangan begitu saja,” katanya.
Menurutnya, molornya pengerjaan proyek mengakibatkan mimpi warga Bandengan dan sekitarnya untuk melihat wilayahnya bebas Rob masih sebatas mimpi. “Kalau tidak ingin dianggap main-main, harusnya ada keseriusan semua pihak dalam merancang dan membuat tanggul yang dimaskudkan untuk penanggulangan Rob,” tegasnya. (*)

banner 800x320