Pangdam IV Diponegoro Mayjen Wuryanto Tutup TMMD Reguler ke-103 Desa Durenombo

oleh

BATANG- Panglima Kodam IV Dipinegoro Mayor Jenderal TNI Wuryanto menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-103 di lapangan Desa Durenombo Kecamatan Subah Kabupaten Batang Selasa(13/11).

Usai menutup kegiatan tersebut Mayjen TNI Wuryanto meresmikan ruas jalan Durenombo-Durensari sepanjang 2.359 meter.

” TMMD di Desa Duren Ombo merupakan sebagian dari 50 pelaksanaan yang secera serentak ditutup hari ini,” Kata Mayjen TNI Wuryanto usai meresmikan jalan

Ia juga mengatakan, antusias masyarakat desa sangat luar biasa, karena apa yang mereka impikan dambakan hari ini bisa terwujud.

“Infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat untuk meningkatkan roda perekonomian desa, dan Desa Furen Ombo merupakan satu diantara ratusan desa di Jawa Tengan menginginkan dilaksnakan TMMD,” jelasnya.

Dengan begitu masih masih banyak desa yang belum tersentuh pbangunan dikatakan Mayjen TNI Wuryanto, hal ini karena keterbatsan anggaran sehingga kerjasama TNI dengan Pemerintah dalam program TMMD sangat dibutuhkan.

“Program TMMD setahun satu kali, tetapi mengingat permintaan dan kebutuhan masyarakat yang luar biasa tahun ini dilkasnakan tiga kali,” Kata Mayjen TNI Wuryanto

Jendral bintang dua mengatakan agar apa yang di kerjakan oleh TNI bersama masyarakat bisa membawa manfaat bagi masyrakat, terutama untuk peningkatan perwkonomian yang berdampak pada keswjahteraan masyaralat.

” karena saya yakin bersama rakyat TNI kuat,” Jelasnya

Bupati Batang Wihaji dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada semua jajaran TNI yang telah bergotong royong bersama maayatakat membangun desa.

” Saya atas nama Kepala Daerah berterimakasih dan merasa terharu melihat gotong royong elemen masyarakat terlibat dari TNI, POLRI guyub rukun mbamgun desa dan rehab Rumah Tidak Layak Huni,” Kata Wihaji

Tak hanya itu lanjutnya, masyarakat juga di berikan latihan cara pembuatan jamban dengan harga pembuatanya hanya Rp 25 ribu.

“Dengan harga Rp25 ribu dicetak yang banyak dan Pemkab siap membelinya karena kami memilki program jambanisasi,” Kata Wihaji

Program TMMD bersama lintas sektoral, ormas dan segenap warga membutuhkan 41 hari untuk menyelesaikan jalan, yang sejak dari tahap Pra TMMD, tanggal 2 Oktober 2018 lalu, Kemudian dilanjutkan pembukaan TMMD 15 November 2018 lalu dengan hadirnya Satgas gabungan.

Dalam kesempatan tersebut Panglima Kodam IV Dipinegoro Mayor Jenderal TNI Wuryanto Komando Resort Militer 071/Wijayakusuma, Kolonel Kav Dani Wardhana bersama Bupati Batang Wihaji, Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga membagikan 500 paket sembako. (*)