OPD Wajib Terapkan Aplikasi SIMWAS

oleh

Guna mewujudkan suatu sistem pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah, Inspektorat Kota Pekalongan menyelenggarakan Pelatihan Bagi Admin Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pengawasan (SIMWAS) di Ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan, Jumat (2/11). Acara pelatihan ini diikuti oleh OPD terkait se-Kota Pekalongan sejumlah 31 orang

Inspektur Inspektorat Kota Pekalongan, Beno Heritriono mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan dan pemahaman kepada peserta khususnya yang telah ditunjuk sebagai penanggungjawab untuk melakukan entry data dokumen di OPD masing-masing mengenai tata cara dan teknis pengoperasian aplikasi SIMWAS guna mempercepat penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan di instansi masing-masing.

“Setiap pemimpin OPD wajib melaksanakan tindak lanjut hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh inspektorat aparat pemeriksaan paling lambat 1 bulan”, kata Kepala Inspektorat Kota Pekalongan.

Sementara itu, Koordinator Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Inspektorat Kota Pekalongan, Adi Setiawan menerangkan lebih lanjut bahwa aplikasi SIMWAS adalah sebuah sistem aplikasi berbasis web yang dibangun dan dikembangkan secara online di Inspektorat Kota Pekalongan dan terintegrasi dengan Inspektorat Provinsi Jawa Tengah, sehingga pengelolaan data dan pelaporan hasil pengawasan,dan tindak lanjutnya dapat diakses langsung oleh seluruh OPD di Kota Pekalongan melalui jaringan internet. Mereka diberikan username dan password untuk masuk ke aplikasi SIMWAS.

Adi menambahkan aplikasi SIMWAS dipergunakan untuk menghasilkan informasi dan berbagai laporan secara cepat dan akurat, menghindari duplikasi pekerjaan, mengurangi risiko kemungkinan salah input data, mempercepat komunikasi data antara kantor Inspektorat dengan instansi terkait, dan meningkatkan fungsi koordinasi dan pemantauan hasil pengawasan antar instansi.

“Harapannya melalui pelatihan ini, semua penanggungjawab SIMWAS yang sudah ditunjuk harus meningkatkan pemahaman operasional aplikasi SIMWAS ini”, ujar Adi. (*)