Oknum Caleg PKB di Laporkan Kejaksaan

oleh

PEKALONGAN – Oknum Caleg PKB Dapil 3 Kabupaten Pekalongan, Sunoto di laporkan kejaksaan hal ini terungkap saat jumpa pers dengan LSM Bina Pelangi di Tjong Kafe Senin (8/10) kemarin. “Kami selaku kontrol sosial melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang dan penggelapan yang di lakukan oleh saudara Sunoto sebagai kepala desa Semut yang saat ini mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Pekalongan,” tandas Ali Rosidin selaku ketua LSM Bina Pelangi. Dalam surat laporannya yang bernomor 005/DPP/IX/2018 terungkap beberapa dugaan serangkaian penyimpangan dana APBN kegiatan TPK Dana Desa Tahun 2017 yakni sekitar bulan Juni – Juli 2017 desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan melaksanakan pengurugkan/peninggian lahan tanah bengkok untuk pasar desa ukuran panjang 35.51 meter dan lebar 50 meter dan tinggi 1 meter senilai Rp 124.450.000.

“Pada bulan yang sama desa semut juga melakukan pengurugkan atau peninggian lahan tanah bengkok untuk kegiatan lapangan desa dengan panjang 35.52 meter panjang 50 meter dengan ketinggian urugkan satu meter dengan nilai Rp 121.150.000, jadi ada dua kegiatan pengurugkan atau peninggian lahan bengkok yang di danai menggunakan dana desa,” papar Ali. Namun pada sekitar bulan Januari 2018 pihak desa Semut menyewakan lahan yang di peruntukan untuk pasar desa dan lapangan desa tersebut kepada PT Bina APTA KSO yang di gunakan untuk tempat penimbunan bahan material Proyek Pengendali Banjir dan Rob paket satu senilai Rp 50 juta per dua tahun. “Dari hasil invetigasi kami di lapangan dan keterangan yang kami dapatkan dari saudara Kasmudi selaku anggota LPMD desa semut terungkap lahan yang di biayai oleh dana APBN tersebut di sewakan untuk kepentingan lain,” lanjut Ali. Dari nilai sewa sebesar Rp 50 juta dana yang di berikan kepada pihak perangkat baru Rp 15 juta “kami sudah menanyakan kepada Sunoto selaku kepala desa tentang sisa uang sebesar Rp 35 juta tapi dia mengaku tidak tahu menahu tentang hal itu, makanya kami langsung melayangkan surat pelaporan kepada pihak kejaksan Kabupaten Pekalongan, pasalnya jelas disini sudah terjadi penyimpangan lahan yang di danai dengan dana desa untuk pasar desa dan lapangan desa malah di sewakan oleh pihak ketiga selama dua tahun, tentunya pelaksaan pembanguan pasar desa dan lapangan akan terbengkalai selama dua tahun,” tandas Ali.

Sunoto, yang saat ini mecalonkan sebagai Caleg dapil 3 dari partai PKB di konfirmasi soal hal ini via hpnya mengaku itu hanya laporan sepihak, “itu hanya laporan sepihak saja yang jelas saya tidak pernah melakukan penyimpangan kewenangan atau pun menggelapkan uang,” ujarnya. ditemui di kantornya, Senin (8/10) wakil ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa kabupaten Pekalongan Hj Hindun yang juga selaku ketua DPRD Kabupaten Pekalongan tentang adanya pelaporan caleg PKB, mengaku itu bukan kewenangannya “kalau soal caleg itu bukan kewenangan saya, kalau tentang anggota DPRD yang sudah jadi itu baru saya mau komentar,” ujarnya. (kermit)