Nilai Investasi Batang Capai Rp 8,5 Triliun Nomor Dua di Jateng

oleh

BATANG- Kabupaten Batang memiliki daya tarik yang tinggi sebagai tempat investasi, tidak hanya memiliki sumber daya energi listrik namun juga mimiliki infrastruktur yang cukup seperti pelabuhan niaga, jalan tol dan jalan pantura.

“Nilai investasi kita tahun 2018 mencapai Rp 8,5 triliun yang masuk dalam peringkat ke dua Jawa Tengah, di tahun 2017 nilai invastasi mencapai Rp 6,08 miliar dengan perkiraan penyerapan temaga kerja 9084,” Kata Wihaji saat menjadi narasumber Seminar Nasional Pengembangan Sumber Daya Wilayah Pantura Dalam Rangka Pengetahuan Ekonomi Kreatif di Era Revolusi Industri 4.0 yang berlangsung di Universital Pekalongan Rabu(14/11).

Menurutnya investasi dan pariwisata dua kesatuan yang tidak bisa di pisahkan di Kabupaten Batang, dengan adanya investasi berkembang bertumuh pula usaha ekeonomi kreatif dari Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM), sekarang pun banyak bermunculan wisata desa yang tak kalah menarik dengan wisata yang dimiliki Pemkab.

Kita punya program menciptakan seribu pemuda desa berwirausaha dikatakan Wihaji, yang sudah berjalan di dinas Lingkungan Hidup 40 peserta, Disparperta 75 peraeta Dinas Perindustian dan Perdagangan 100 peserta, Dinas Kelutan Perikanan dan Peternakan 80 peserta, Dinas Tenaga kerja 415 peserta.

“Dalam pelatihan kita datangkan pemodal atau Bank dan pasarnya, sehingga setelah pelatihan peserta bisa dapat modal usaha modal ketrampilan wirausaha dan pasarnya pun jelas,” kata Wihaji

Dengan kemajuan teknologi begitu cepat merubah pola hidup masyarakat baik budaya, sampai dengan ekonomi, tek pelak persaingan ekonomi semakin terbuka dengan maraknya toko – toko online.

“Untuk pelatihan penciptaaan pemuda berwirausaha kita juga latih penggunaan teknologi HP untuk memasarkan guna peningkatan produknya, kita juga punya program one vilage one Produk yang sudah kita kuatkan dengan regualasi Surat Keputusan ( SK) Bupati, Kata Wihaji

Dalam regulasi Pemkab telah diterbitkan Perda No 2 Tahin 2013 tentang Penanan Modal, Perda No 1 Tahun 2017 tentang pemberdayaan usaha mikro kecil dan Menengah, Peraturan Bupati No 53 tahun 2015 tentang penyelanggaraan panfaatan teknologi infprmasi dan komunikasi dalam proses pemerintahan ( e-goverment), Peraturan Bupati No 53 tahun 2015 tentang program pembangunan dan pengembangan smart city.

” Batang miliki wilayah geografis yang termasuk komplit ada laut, daratan dan pegunungan sehingga tagline kita Heaven Of Asia atau surganya Asia, karena apa yang lue mau gua ada dari wisata huburan, wisata alam dan kuliner kita ada semuanya,”jelas Wihaji

Dijelaskan juga untuk menyikseskannya haris ada komitmen dari Pemerintah daerah, yaitu kimitem kepala daerah meiliki 45 persen, regulasi atau sistem 40 peraen regulasi dan 15 persennya lain -lain.

keternagan Gambar: Bupati Batang mendapat cendramata dari Rektor Universitas Pekongan Suryani, S.H., M.Hum. usai menjadi narasumber dalam seminar Rabu ( 14/11).