Marak HOAX, Wabup Suyono Minta Masyarakat Cerdas Sikapi Info

oleh

BATANG- Jelang pemilihan umum Legislatif dan Presiden yang akan berlangsung 2019 mendatang, Media sosial ( Medsos) banyak beredar berita bohong atau hoax yang dapat berpotensi gaduh dan meresahkan masyarakat.

” Berita hoax yang provokatif sangat berbahaya, apalagi sampai diterima oleh masyarakat sehingga dapat membakar semangat yang bisa berdampak pada perbuatan negatif,” Kata Wakil Bupati Batang Suyono usai membuka sosialisasi berita anti hoax yang berlangsung di hotel Dewi Ratih Batang Kamis (25/10).

ia berharap kepada masyarakat Kabupaten Batang untuk cerdas dalam mensikapi berita, jangan mudah share berita sebelum tahu sumber beritanya.

” Yang punya gadget jangan mudah share berita yang belum tentu kebenaranya, harus di cek dan dikomperasikan dengan berita yang lain dapat dipercaya,” imbuh Suyono

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Jamal Abdul Naser mengatakan bahwa penyebar barita hoax dan ujaran kebencian masuk ranah kepolisian.

“Undang – undang IT sudah jelas bagi siapapun yang menyebarkan berita tidak benar atau hoax diancam huluman penjara atau pidana selama – lamanya enam tahun dan denda Rp 1 miliar,” Jelas Jamal Abdul Naser.

Sosialisasi ini akan menjelaskan bagaimana cara mengetahu berita palsu atau bohong sejak dini, dan nanti masyarakat juga mengetahu bagaimana cara melaporkan konten berita bohong kepada pihak kepolisian, lanjutnya

Adapun peserta sosialiasi berita anti hoax dari perwakilan OPD , Pelajar dan ormas yang bertujuan untuk antisipasi penyebaran berita bohong.