Kisah Janda Tua Honor Rp 10 Rb perhari

oleh

Nasib Ibu Darti (57) janda tua ini sungguh mengenaskan. Selain kerjaan sehari hari hanya butuh batik yang bila kerja cuman dapat 10 ribu rupiah, juga rumahnya udah tahunan terendam Rob.
Darti yang tinggal di RT 02 RW 05 Pasirsari Kelurahan Pasir Kraton Kramat ini sebenarnya tahun 2018 dimasukkan dalam Program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) namun ia keberatan dengan semua itu.

Mengapa ???

Karena bantuan tersebut tidak sertakan untuk biaya tukang dan langsiran. Artinya kedua point’ tersebut menjadi beban Ibu Darti. “Uang dari mana saya, kalau tukang dan langsiran harus bayar sendiri saya nyerah karena tidak punya uang untuk itu semua,” katanya.
Menurut nya untuk biaya hidup saja megap-megap. Kadang Ibu Darti terpaksa cari tanaman Kangkung didekat rumahnya untuk dimakan. “Saya cuman buruh batik serabutan. Gaji saya hanya Rp 10 ribu. Bagaimana bisa bayar tukang dan langsiran. Pokoknya saya tidak sanggup bila bantuan pemerintah sifatnya swadaya. Kalau mau bantu ya yang tuntaslah jangan setengah-setengah karena saya ga punya uang untuk itu,” pinta nya.

Perlu diketahui, Rumah Ibu Darti sudah 5 tahunan terendam Rob dan kondisi nya kian memprihatinkan. Rumahnya tinggal nunggu kapan akan roboh. (*)

Foto : Rendy