Ketegaran Karyono si Tukang Becak dan anak Cacatnya

Sabtu Pagi 3/2 , kontributor infosekitarpekalongan.com Rendy memantau wilayah yang terdampak banjir seperti di Pasirsari Kecamatan Pekalongan Barat.
ISP menjumpai sebuah rumah yang kondisinya sangat memprihatikan. Seharusnya benar benar tak layak dihuni oleh manusia.
ISP mencoba ketuk pintu rumah yang berada di RT 02 RW 05 Kelurahan Pasir Kraton Kramat tersebut. Setelah bertemu tuan rumah, yang terlihat sungguh mengenaskan. Rumah itu milik Karyono (54) yang sehari hari hanyalah seorang tukang becak. Ia menempati rumah bersama istrinya Kastini (52) serta anaknya Rokhanah (25).
Belum hilang rasa terkejut kami, ternyata Rokhanah adalah anak yang kondisinya (maaf) cacat dan keterbatasan mental.
Ironisnya, meski tergolong keluarga miskin dan dengan segala keterpurukan, Karyono mengaku belum pernah tersentuh bantuan dari pemerintah.
Namun Ia tidak pernah protes dengan keadaan dan semua yang dialami dihadapinya dengan tegar.
Meski Karyono ngaku bahwa untuk jalani hidup makan apa adanya sesuai dengan pendapatan nya sebagai tukang becak. “Ya kami belum pernah dapat bantuan dari Pemerintah. Tapi kami ga mau merengek minta minta,” katanya.
Kini, Karyono dan keluarga harus terus dapat bertahan hidup meski kondisi rumah dan lingkungan nya sering dihajar banjir atau genangan air.
Dilihat dari proses perjalanan hidupnya, secara umum Karyono boleh dikata kurang sukses. Namun disisi lain ada nilai-nilai luhur yang bisa dijadikan pelajaran berharga bagi kita semua. Ya, Pertama, Karyono adalah tipe pekerja keras, kedua ia tak mau meropotkan siapapun. Ketiga Dia lebih memilih menjual barang rumah tangga yang dimiliki dari pada meratapi nasib dengan cara meminta-minta belas kasihan orang. Keempat, meski hidup dalam bingkai kemiskinan Karyono tak pernah berharap bantuan pemerintah terbukti ia tak protes meski namanya gak pernah masuk dalam daftar penerima manfaat. Kelima, Karyono merupakan sosok Bapak dan suami yang tangguh dan bertanggungjawab (*)

Please like and share..

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*