Karang Taruna Dapat Smartphone

oleh

PEKALONGAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) mengadakan Pelatihan Bisnis Online Bagi Pemuda dan Karang Taruna se-Kota Pekalongan. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Jetayu Setda Pekalongan, Rabu (31/10)

Acara diikuti oleh para pemuda dan karang taruna se-Kota Pekalongan sejumlah 54 orang yang tersebar di 27 kelurahan dimana masing-masing perwakilan kelurahan diwakili oleh 2 orang. Para peserta perwakilan tiap kelurahan ini adalah para pemuda yang sudah merintis usaha baik memproduksi produknya sendiri maupun hanya memasarkan produk (menjadi reseller).

Kepala DPMPPA Kota Pekalongan, Mas Pujantoro mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan motivasi bagi para pemuda dan pemula bisnis dalam merintis usaha lewat online shop, menumbuhkan jiwa enterpreneur bagi para pemuda dan menangkap peluang bisnis dengan media online sebagai salah satu kegiatan pengembangan ekonomi kreatif serta memberikan penguatan bagi ekonomi mikro melalui pemberdayaan masyarakat di tiap kelurahan masing-masing.

Ia menambahkan Pemkot Pekalongan melalui DPMPPA sangat mendukung dan memberikan peluang kepada generasi pemuda untuk mengikuti kegiatan positif, inovatif, dan produktif untuk memberikan bekal kepada peserta agar nantinya mereka bisa lebih mandiri, sejahtera, dan juga perekonomian daerah dapat meningkat. Setelah mereka mengikuti pelatihan bisnis online ini, peserta akan diberikan bantuan sarana dan prasarana berupa 1 buah smartphone untuk masing-masing kelurahan guna mendukung kelancaran bisnis mereka.

“Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama sehari dan dibagi 2 sesi dimana sesi 1 adalah pembekalan materi pendukung bisnis yang disampaikan oleh dari DPMPPA Pekalongan. Adapun materi tersebut “Teori Bisnis Pemula ” yang disampaikan oleh Kabid PKM DPMPPA, Anggoro Ary Wibowo dan saya sendiri menyampaikan materi “Peran Pemuda Dalam Meningkatkan Ekonomi Produktif”. Dilanjutkan pelatihan perangkat IT dan aplikasi market place di Ruang BLC Kantor Dinkominfo Kota Pekalongan”, jelas Kepala DPMPPA Kota Pekalongan.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala DPMPPA, Pemkot Pekalongan yang diwakilkan oleh Asisten Pembangunan Sekda Kota Pekalongan, Sri Wahyuni menyampaikan bahwa Pemkot sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan pelatihan ini dimana diharapkan akan banyak muncul entrepreneur-entrepreneur muda baru yang produktif dan inovatif di bidang masing-masing sehingga mereka dapat membuka peluang usaha dan mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Kota Pekalongan.

“Peran pemuda Pekalongan saat ini sudah semakin baik karena adanya pelatihan-pelatihan semacam ini. Sasarannya para pemuda yang erat kaitannya dengan era milineal yang sekarang ini sudah marak dengan bisnis online. Jadi harapannya pemuda yang tiap hari senang dengan media sosial dapat memanfaatkan perkembangan IPTEK ini dengan bijak. Selain untuk berkomunikasi, mereka dapat memanfaatkannya dengan membuka toko online lewat smartphone mereka sehingga dapat mendapatkan penghasilan dan membuka peluang kerja untuk orang lain juga”, kata Sri Wahyuni.

Pemkot Pekalongan bersama DPMPPA mengharapkan adanya follow up dari para peserta. Mereka akan terus mendukung, memfasilitasi, memonitor, dan mengevaluasi perkembangan bisnis mereka. Terkait modal, Pemkot Pekalongan akan memberikan kemudahan link melalui KUR, Perbankan, dan Dindagkop bagi pemuda yang ingin memperluas jaringan bisnisnya. (*)