Kades Petukangan Diduga Melakukan Pungli

oleh

WIRADESA – Kepala Desa Petukangan, Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan, diduga melakukan pungli, pasalnya warga keluhkan adannya dugaan praktek pungli di desanya. Warga tersebut yakni H.Ahmad Tafsir menceritakan wartawan (26/7), beliau mengatakan mempunyai tiga bidang tanah kurang lebih 200 ubin atau 1800 meter yang akan dibagikan kepada ahli warisnya yang berjumlah 8 orang yakni, Zamroni, Maemonah, Nurkamilah, Ahmad Ja’far, Saefudin, Rozikin dan Romjanah, niat tersebut disampaikan kepada perangkat desa Petukangan, Zahroni yang juga masih kerabatnya, kemudian oleh Zamroni disampaikan kepada kades, hasil pertemuan Kepala desa meminta uangukur sebesar Rp 3.5 Juta Perbidang.

“mereka meminta saya membayar uang ukur sebersar Rp 3.5 juta perbidangnya ditotal Rp 21 Juta namun menolak, kalau harus membayar biaya ukur sebesar itu,” ujar Haji Tafsir. “Setelah dinegosiasi akhirnya terjadi kesepakatan, saya harus membayar Rp 17.500 ribu,” lanjutnya. H Ahmad Tafsir mengaku kejadian itu sekitar awal tahun 2017 lalu. “Kejadianya sekitar awal tahun 2017 lalu namun saya bingung harus kemana mengadukan hal ini,” paparnya. Ketika ditanya kepada siapa uang itu diserahkan beliau menjawab saya serahkan kepada pak kades namun pak kades menyuruh pamong desa yang bernama Iwan untuk menerima uang tersebut.

Sementara itu ketika dikonfirmasi wartawan kades Petukangan Mulyanto membenarkan adanya pembagian hak waris berupa leter C tanah milik haji Ahmad “memang benar ada pengalihan hak berupa pembagian tanah ke leter C namun itu terjadi pada tahun 2015 bulan sebelas bukan tahun 2017, itu juga merupakan inisiatis pemilik tanah bukan kami yang meminta,” elaknya.
“dan menurut saya itu dibenarkan karena termuat di perdes sebagai biaya pologoro, asalkan diberikan secara ikhlas sukarela,” lanjut kades. Mulyanto juga mengelak menerima uang itu dia mengaku yang menerima bendahara desa, dan uang itu masih utuh sampai sekarang. Dalam kasus ini tidak ada transaksi jual beli tanah melainkan hanya membagikan anaknya. (kermit)

banner 800x320