Kades Linggo Asri Keluhkan TPA Bojong Larang

oleh

KAJEN – Keberadaan Tempat Penampungan Ahir sampah Bojong Larang, di keluhkan Kepala Desa (Kades) Linggo Asri, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. “Sebenarnya sudah lama kami sebagai warga Linggo Asri merasa terganggu dengan adanya TPA Bojong Larang, pasalnya selain menimbulkan bau yang menyengat saat musim hujan juga mengundang banyak lalat,” ujar Kepala Desa Linggo Asri Imam saat ditemui wartawan Senin (17/12) kemarin di kantornya, “apalagi Linggo merupakan lokasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun regional, keinginan kami TPA yang sekarang di pindahkan dan di Bojong Larang hanya di jadikan tempat pengolahan dan pemisahan sampah. Yang bisa di olah dan tidak bisa di olah,” paparnya.

Selain itu, Imam juga mengeluhkan penerangan jalan di lokasi terssebut, “kami sudah mengajukan proposal ke Pemkab untuk meminta lampu penerangan jalan namun hingga sekarang sudah hampir satu tahun belum ada realisasi, padahal warga dukuh tersebut sangat memerlukan penerangan jalan pasalnya kalau malam sangat gelap dan jalannya naik turun serta berkelok belum lagi kalau hujan ini sangat membahayakan bagi warga yang melintas,” bebernya. Sementara itu, Kasi Penerangan Jalan Umum Dinas Perkim dan LH Kabupaten Pekalongan ketika dikonfirmasi melalui ponselnya belum memberikan jawaban.

Meski demikian Imam mengaku cukup terbantu karena ada puluhan warga desanya yang bekerja sebagai pegawai honorer di TPA tersebut, “ada puluhan warga kami yang bekerja sebagai pegawai honorer di TPA saya berharap kepada Pemkab agar warga desa kami yang bekerja di TPA bisa diangkat sebagai pegawai tetap atau PNS,” imbuhnya. (mit)