IMP Kabupaten Batang Ditargetkan Melebihi Provinsi Jawa Tengah

oleh

BATANG- Bupati Batang Wihaji menargetkan Indek Pembangunan Manusia ( IPM ) Kabupaten Batang bisa mencapai 70 atau melebihi Provinsi Jawa Tengah.

Karena ukuran dalam keberhasilan Pembangunan sebuah daerah adalah IPM, diantaranya lama angka sekolah, pendapatan inkam perkapita penduduk dan lamanya angka kematian hidup.

Hal tersebut disampaikan dalam Evaluasi Hasil Kinerja Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang yang berlangsung di Hotel Dewi Ratih Rabu (14/11).

Ia juga menyampaikan bahwa kemajuan teknologi yang begitu cepat harus kita ikuti untuk melakukan sebuah perubahan, namun demikian kita harus manfaatkan teknologi untuk kebaikan.

“Jangan sampai karakter budi pekerti dan budaya kita tergerus oleh teknologi,” Kata Wihaji

Maka hal ini lanjutnya, menjadi tanggungjawab kita dalam membangun manusia walaupun jangka panjang, tapi kalau kita tidak siapkan sekarang akan ketinggalan.

“Mbangun manusia itu butuh waktu lama kalau bangun gedung ukuranya cepat selesai, tapi membangun manusia harus dicari penyebabnya atau penyakitnya mental butuh waktu untuk merubah butuh waktu untuk merubah pola pikir, karena sebagai guru tidak hanya mengajar tapi juga mendidik ,” Katanya

Kabupaten Batang kalau mau majulagi harus berpikir kedepan dikatakan Wihaji, anak didik kita harus kita siapkan 20 – 30 tahun kedepan karena zaman sudah berubah.

” Saya lihat IPM kita mengalami peningkatan yang cukup baik kalau kita bandingkan dengan daerah tetangga, IPM kita 67 kedepan minimal paling tidak naik 68, namun kita target diatas 70 harus diatas Provinsi Jawa Tengah,” pinta Wihaji.

kepala Dinas Pendisikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Achmad Thofik mengatakan kegiatan ini untuk memantapkan perencanaan pembangunan pendidikan dan kebudayaan tahun 2019 serta merusmuskan kebijakan strategi pembangunan pendidikan.

” Kegiatan ini akan di bahas dan dievalusi terget dan sasarannya serta membahas isu strategis bidang pendidikan yang segara mendapatkan penyelesainya sebagai bagian penyususnan program dan kegiatan Tahun 2019,” Kata Achmad Thofik.(*)