Hore, Prajurit Ki Ageng Gringsing Juara Umum

oleh

Jakarta- Prajurit Ki Ageng Gringsing dari Kabupaten Batang yang mewakili Provinsi Jawa Tengah meraih juara umum Karnaval Keprajuritan Nusantara yang betlangsung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 2018.

Tarian Kolosal tersebut berkisah perjuangan Ki Ageng Gringsing bersama prajuritnya, dalam melawan dan mengusir penjajah di Kabupaten Batang. Dalam penyajiannya, prajurit ditampilkan dua kelompok yaitu bergodo putra dan bergodo putri, lengkap dengan senjata. Seperti, silat, umbul-umbul, pedang, tameng, tombak, panah dan cundrik.

Ki Ageng Gringsing bisa menjelma menjadi harimau atau simo dalam bahasa Jawa, ketika menghadapi tentara Belanda atau penjajah. Arak-arak prajurit ditata dengan sentuhan masa lampau, yang dibalut koreografi, tata rias busana, alunan gamelan, tambur, terompet dan merdunya tembang Jawa.

Kehadiran Ki Ageng Gringsing dan Nyi Gringsing dalam Karnaval Keprajuritan Nusantara TMII 2018, menjadi sajian yang mempesona, sehingga mampu menghibur penonton dan dewan juri.

Cerita Prajurit Ki Ageng Gringsing merupakan karya Bambang Suryantoro. Sutradara, Ratna Kencanawati, penata musik Agus Effendi, penata gerak Rangghita Anjali dan penata arsistik, Kustantinah.

“Alhamdulilah kami meraih juara umum Karnaval Keprajuritan Nusantara TMII 2018, hal unibtidak lepas dari latihan keras para penari,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Ahmad Taufik, usai penyerahan penghargaan di Sasono Langen Budoyo TMII, Jakarta, Minggu (11/11) malam.

“Ki Ageng Gringsing adalah tokoh pejuang Batang. Beliau adalah ulama, pada saat melawan penjajah, dia bisa berubah fisik jadi simo. Maka tariannya disebut Simo Gringsing yang mampu menghartakan menjadai juara umum,” Kata Achmad Thofik

Penghargaan ini merupakan kebanggaan Kabupaten Batang dikatakan Acmad Thofik, yang mewakili Jawa Tengah, kali pertama tampil di TMII dalama Karnaval Keprajuritan Nusantara TMII. Sebelum tampil di TMII, tim keseniannya terlebih dulu tampil dalam gelar budaya di Provinsi Jawa Tengah sebagai ajang seleksi, lanjutnya.

“Prestasi di gelaran bergensi ini semoga menjadi motivasi pelaku seni dan budaya Kabupaten Batang, untuk semakin bersemangat melestarikan tarian daerah,” pinta Acmad Thofik

Karnaval Keprajuritan Nusantara diikuti 11 provinsi, Prajurit Ki Ageng Gringsing berhasil menjadi penyaji terbaik, penyaji unggulan, penyaji atraksi dan orisinalitas terbaik, serta penyaji arak-arakan terbaik.

Sehingga berhak menerima piala bergirilir dari Direktur Umum TMII, piala bergilir Panglima TNI RI, serta uang pembinaan sebesar Rp10 juta.(*)