Haornas 2018, Pemkot Beri Apresiasi Permainan Tradisional

oleh

Pemerintah Kota Pekalongan memberikan penghargaan atas dedikasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam membangun kemajuan olahraga di Kota Pekalongan pada upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-35 di Lapangan Mataram, Kota Pekalongan, Senin (10/09). Tak hanya olahraga prestasi, Pemerintah Kota Pekalongan juga mendukung majunya olahraga rekreasi, seperti permainan tradisional, olahraga difabel, dan senam lansia.

Upacara dimulai pukul 08.30 sampai dengan pukul 09.00 diikuti 500 orang dari Forkopimda, OPD, guru, mahasiswa, dan siswa dengan mengenakan pakaian olahraga. Pada upacara tersebut diberikan penghargaan kepada pemenang olahraga prestasi dan olahraga rekreasi termasuk didalamnya adalah permainan tradisional khas Kota Pekalongan yang sebelumnya (Agustus lalu) telah diselenggarakan lomba permainan tradisional yakni Gobak Sodor dan Pathok Lele, juga lomba senam lansia.

Walikota Pekalongan, HM. Saelany Mahfudz, SE menyampaikan sambutan dari Menpora Republik Indonesia, bahwa tahun ini adalah tahun olahraga, melihat banyak peristiwa-peristiwa penting dalam olahraga tanah air mulai dari Asian Games, Asian Para Games, dan juga berbagai event bidang olahraga pretasi, juga di bidang olahraga rekreasi seperti rekor dunia poco-poco. Di tahun ini Bangsa Indonesia mendapat kado istimewa dengan suksesnya penyelenggaraan Asian Games dan juga sukses prestasi. “Prestasi tidak muncul secara tiba-tiba. Prestasi lahir karena dipersiapkan secara matang dan dukungan semua pihak disertai doa. Mari semakin kuatkan olahraga rekreasi dan olahraga pendidikan sebagai pondasi menuju pembangunan olahraga yang lebih utuh,” katanya.

Seusai menjadi pembina upacara Saelany mengungkapkan bahwa kejuaraan internasional Asian Games yang sukses dalam penyelenggaraan dan prestasinya dapat memberikan dampak positif bagi olahraga di Indonesia, khususnya di Kota Pekalongan. “Ini menjadi penyemangat untuk bergerak dan bangkit lagi untuk aktivitas olahraga. Dalam waktu dekat melalui Disparpora Kota Pekalongan, ada support anggaran untuk kegiatan yang diperlukan untuk pemuda dan komunitas di Kota Pekalongan,” bebernya.

Kepala Disparbudpora Kota Pekalongan, Drs. Tjuk Kushindarto, menyampaikan tema Haornas tahun 2018 ini, Ayo Olahraga Bangun Indonesia dan Membudayakan Hidup Sehat sehingga melalui olahraga ini masyarakat bisa meningkatkan hidup sehat, dengan badan yang sehat mereka bisa membangun Indonesia lebih baik lagi. “Di Kota Pekalongan ini olahraga sudah mulai dikembangkan, bukan hanya olah raga prestasi di bawah pembinaan KONI tetapi juga ada olahraga melalui jalur pendidikan sekolah, dan olahraga rekreasi masyarakat seperti olahraga permainan tradisional, senam untuk lansia, dan olahraga untuk anak difabel,” jelasnya.

Ketua KONI Kota Pekalongan, Mohammad Maretan menjelaskan target untuk olahraga di kejuaraan olahraga tingkat provinsi yakni pertahankan 10 besar di Jawa Tengah. “Harapannya untuk peringkat Kejuaraan Porprov bulan Oktober 2018 ini bisa menaikkan peringkat. Tentunya saat ini kami sudah bersiap diri untuk berlaga,” pungkasnya.