FPI Minta Pemkot Tak Rayakan Malam Tahun Baru

oleh

PEKALONGAN – DPD Front Pembela Islam (FPI) Pekalongan menegaskan agar Pemkot tidak merayakan malam pergantian tahun. Pasalnya, menjelang pergantian tahun nanti sebaiknya Pemkot Pekalongan tidak merayakannya. “Mengingat sebagian masyarakat kita sedang mengalami musibah. Masyarakat Pekalongan Utara dan Barat saat ini sedang dirundung kesedihan karena wilayahnya menjadi daerah terdampak rob yang hingga saat ini belum bisa teratasi,” kata Ketua FPI Abu Ayyash.
Menurutnya, mereka setiap hari harus bergelut dengan lingkungan yang dilanda rob.
Sehingga apabila Pemkot merayakan tahun baru menunjukkan tumpulnya empati terhadap warga yang saat ini sedang kesusahan. “Apalagi biasanya perayaan tahun baru terkesan kering dari nilai dan tanpa visi substansial yang jelas yang akan mampu mempengaruhi kinerja pemerintahan menjadi lebih baik sehingga hanya menjadi pemboorosan saja,” tegasnya.
Dia melanjutkan, kalaupun toh kebiasaan ini dianggap sudah menjadi seremonial ditingkat birokrasi , alangkah baiknya momen tersebut kita jadikan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan mengemas acara malam tahun baru menjadi acara istighosah daerah. “Acara dikemas dengan melibatkan warga untuk memohon ampun pada Allah disertai dengan permohonan harapan agar dijauhkan dari bencana, dimana acara tersebut bisa diadakan terpusat, atau diwilayah wilayah yang terdampak rob, seperti krapyak, kramatsari, pabean, pantai sari dll,
Saatnya kita sekarang harus lebih cerdas secara spiritual agat Allah berkenan menurunkan berkahnya kepada kita,” pungkasnya. (*)

banner 800x320