Desa Notogiwang Bangung Masjid Senilai Rp 1,4 Milyar secara Swadaya

oleh

KAJEN – Meski lokasinya jauh dari jalan propinsi namun desa Notogiwang Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan sedang rajin berhias salah satunya yakni warga saat ini tengah membangun masjid dengan anggaran Rp 1.4 Milyar dan semua dana tersebut dihimpun secara swadaya oleh warga masyarakat, pembangunan dan pemugaran masjid sudah lebih dari tiga bulan dilaksanakan, hal ini seperti disampaikan Kepala Desa Notogiwang Dasmin melalui Kaur Keuangan Agus ketika di temui wartawan di lokasi pembangunan masjid Kamis (15/11) kemarin, masjid dengan ukuran 11,5 x 12,5 meter ini di bangun dengan dua lantai dan ditargetkan selesai dalam satu tahun kedepan. “Sudah sekitar tiga bukan ini kami melakukan pemugaran dan pembangunan masjid, target kami harus selesai dalam waktu satu tahun ke depan karena masyarakat Notogiwang sangat membutuhkan masjid untuk tempat beribadah,” ujarnya.

“Kami menghimpun dana dari warga masyarakat dan beberapa donutur serta dermawan yang ingin menyumbang tanpa ikatan apapun. Jadi kami tidak menerima sumbangan yang mengadung unsur politik,” imbuhnya. Meski dibangun dengan dana swadaya namun kualitas masjid tetap terjaga terbukti dengan batu bata yang mereka gunakan mendatang langsung dari Temanggung, “kami tetap menjaga kualitas bangunan karena di bangun secara swakelola makanya kami bisa memilih sendiri bahan bangunan yang akan kami gunakan. Seperti batu bata ini kami datangkan langsung dari Temanggung, pasir kami dari Muntilan. Karena kami berharap ini menjadi kebanggan dan warisan kepada anak cucu kami,” papar bapak yang belum lama dikaruniai anak perempuan ini.

“Kerukunan warga di desa ini tak perlu di ragukan lagi, contohnya untuk para pekerja bangun yang membangun masjid ini kami bayar sesaui dengan pekerja banguan harian lepas, namun dari ibu-ibu Fatayat dengan sukarela tiap hari menyediakan makan bagi para pekerja,” paparnya.

Agus menambahkan masih membuka sumbangan dari para donatur yang iklas, “melalui media ini saya juga mensiarkan apabila ada donatur yang berkenan memberikan sumbangan bisa datang langsung ke desa kami dan menghubungi panitia. Sekecil apapun bentuk sumbangan kami sangat berterima kasih,” imbuhnya. (Mit)