Bupati Asip Pimpin Doa Untuk Nuroso, Korban Lion Air JT610

oleh

KAJEN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Selasa siang (30/10/2018), mendatangi rumah keluarga Joyo Nuroso (50 tahun) di Desa Jetak Kidul, Kecamatan Wonopringgo, salah seorang penumpang pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang yang mengalami kecelakaan di Tanjung Karang, Karawang, Jawa Barat, Senin pagi (29/10/2018).

Bupati didampingi Asisten I Drs. Ali Riza, M.Si., Asisten II Hari Suminto, SH.MH dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah antara lain Kepala Bappeda dan Litbang Ir. Bambang Irianto, M.Si., Kepala BKD H. Totok Budi Mulyanto, SE., Kepala Inspektorat (Inspektur) Drs. H. Umaidi, M.Si., Kepala Dinkominfo H. Anis Rosidi, S.Sos.,M.Si, Kabag Kesra H. Sutrisno, dan Camat Wonopringgo Hj. Rahmawati, S.STP.

Bupati beserta rombongan sesampai di rumah keluarga korban diterima oleh kakak kandung almarhum yakni Hj. Suwarti beserta keluarganya. Tidak lama kemudian, Bupati secara langsung memimpin tahlil dan doa untuk arwah almarhum.

Joyo Nuroso, salah satu daftar manifes penumpang Lion Air tersebut merupakan warga Semarang, asal Kabupaten Pekalongan, dan bekerja sebagai Kasubag Umum Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara, KPPN Pangkal Pinang.

“Joyo Nuroso adalah warga Pekalongan, tapi memang sekarang menetap di Semarang, sedangkan keluarganya semua di Pekalongan. Bahkan masuk dalam keluarga ASN Pemkab karena kakak-kakaknya merupakan ASN kami,” kata Bupati.

Karena itu Bupati bersama jajaran di Pemkab Pekalongan melakukan kunjungan di kediaman penumpang pesawat Lion Air tersebut, untuk mengucapkan bela sungkawa, dan melakukan doa bersama agar korban mendapatkan segala kebaikan.

“Saya memimpin doa secara langsung, dan keluarga semua sudah pasrah, apabila beliau meninggal dunia, dipanggil dalam keadaan khusnul khotimah, karena perjalanannya ke Pangkal Pinang untuk bekerja. Semoga keluarga juga diberikan ketabahan,” tandas Asip.

Asip juga mengaku pihaknya akan membantu sesuai kemampuan apabila dibutuhkan oleh pihak keluarga, dan memberikan kemudahan bagi keluarga. Sehingga saat sedang berduka, keluarga tidak perlu memikirkan apapun.

Sementara kakak Joyo Nursoyo, Hj Suwarti menyampaikan terima kasih kepada Bupati KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si karena sudah memberikan perhatian kepada adiknya tersebut. Pihaknya sekarang ini mengaku sudah pasrah, dan hanya berharap bisa ditemukan.

“Kami tidak berharap apa-apa, kalau masih diberikan hidup atau dipanggil, jenazahnya bisa ditemukan. Karena semuanya merupakan kehendak dari Allah SWT. Kami sekarang hanya menunggu kabar terkait hasil pencarian korban lion air yang mengalami kecelakaan tersebut,” tandas dia.

Dijelaskan, tidak ada firasat apapun atas kecelakaan itu, hanya saja korban sempat pulang ke Pekalongan hari Sabtu (27/10/2018), dan menginap semalam, kemudian kembali ke Semarang Minggu (28/10/2018), dan Senin pagi (29/10/2018) kembali ke Pangkal Pinang naik Pesawat Lion Air JT610  (*)