Bukan Gangguan Kejiwaan Saat Bantai Ibu nya, Tapi ternyata ini…..

oleh

PEKALONGAN – Saat bantai ibu kandungnya dengan sebilah sabit, Agus Rukhin (18) ternyata dalam kondisi terpengaruh obat-obatan. Awalnya berdasarkan keterangan keluarga, Rukhin sempat disebut terganggu jiwanya. Namun setelah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan secara intensiv rupanya si anak yang tega gorok ibu kandungnya hingga tewas positif konsumsi obat-obatan terlarang. “Jadi sejauh penyelidikan yang kami lakukan, aksi tersangka (membunuh ibunya) karena pengaruh minuman oplosan, atau obat-obatan terlarang. Tes urine sementara dilakukan karena tiga jam tadi pelaku kesulitan mengeluarkan urinenya,” kata Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Ferry Sandy Sitepu.
Hingga kini Kasus pembunuhan sadis oleh anak kepada ibu kandungnya di Pekalongan Jawa Tengah, masih terus didalami pihak kepolisian. Hingga Kamis (22/11) pagi polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku pembunuhan. Jika dilihat dari hasil test urine, Kuat dugaan, pelaku terpengaruh obat-obatan terlarang saat melakukan aksinya
Polisi sebelumnya sempat menyatakan jika pelaku mengalami gangguan jiwa, berdasar keterangan keluarga. Namun, dari hasil penyelidikan secara intensif, polisi menyimpulkan jika pelaku terpengaruh obat-obatan saat menghabisi nyawa ibunya.
Menurut Ferry, sejauh ini kondisi kejiwaan tersangka relatif normal. “Tapi kami belum dapat memastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan dokter yang lebih berkompeten untuk memeriksa kejiwaan pelaku,” ujarnya.(*)